DEPOK | Starindonews — Rasa cemas menyelimuti warga RT 02 RW 01 Kelurahan Cisalak setelah tanah di sekitar permukiman mereka longsor akibat hujan deras yang tak kunjung reda. Beberapa pagar rumah roboh, saluran air tertutup lumpur, dan lereng tanah mulai merosot. Di tengah kepanikan itu, Anggota DPRD Kota Depok, Endah Winarti atau Bunda Endah, datang langsung menyapa warga dan meninjau kondisi di lapangan, Kamis, (11/12).
Begitu tiba, Bunda Endah tak hanya melihat titik-titik kerusakan. Ia berjalan menyusuri lorong sempit, berbicara dari satu warga ke warga lainnya, mendengarkan cerita mereka yang takut jika longsor susulan terjadi.
“Saya datang bukan hanya untuk melihat, tapi untuk mendengar. Saya ingin tahu apa yang warga rasakan,” ujarnya dengan nada penuh empati.
Seorang warga menceritakan bagaimana suara tanah bergerak membuat mereka tidak bisa tidur. Yang lain khawatir rumah mereka tidak kuat menahan jika terjadi longsor berikutnya. Mendengar itu, Bunda Endah langsung menghubungi Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar tim teknis bisa datang secepat mungkin.
“Keamanan warga harus didahulukan. Saya sudah minta PUPR dan DLH untuk segera turun melakukan penilaian dan penanganan awal,” tegasnya.
Ia juga meminta pengurus RT dan RW menjaga komunikasi dengan warga, terutama mereka yang rumahnya berada paling dekat dengan titik longsor. Warga diminta tetap siaga, namun tidak panik, serta menyiapkan keperluan darurat bila sewaktu-waktu harus mengungsi.
“Kita jaga satu sama lain. Kalau ada yang mencurigakan, langsung lapor. Jangan menunggu sampai terlambat,” pesannya.
Di sela-sela kunjungan, Bunda Endah mendokumentasikan kondisi kerusakan sebagai bagian dari laporan resmi untuk mempercepat pengajuan penanganan di tingkat DPRD. Ia berjanji akan mendorong agar anggaran penanggulangan bencana bisa diprioritaskan.
“Warga perlu solusi yang nyata. Saya akan kawal sampai anggarannya turun dan proses penanganan berjalan,” kata Bunda Endah.
Sebelum meninggalkan lokasi, ia kembali menenangkan warga yang masih terlihat cemas. Ia memastikan bahwa pemerintah, RT/RW, dan dirinya akan bekerja bersama untuk mengamankan lingkungan kembali.
“Saya tidak akan meninggalkan warga sendirian. Saya akan terus memantau sampai semua tertangani dan situasi kembali aman,” tutupnya. (YB)












