Berita

Supian Suri Kenakan Costum Ala Cowboy Lebaran Depok, Kembali ke Era 70-an Nuansa Retro

38
×

Supian Suri Kenakan Costum Ala Cowboy Lebaran Depok, Kembali ke Era 70-an Nuansa Retro

Sebarkan artikel ini
Walikota Depok Supian Suri dan Istri / Cing Ikah pada saat menuju Alun-alun GDC (Foto: Yudi Bahtiar/Starindonews.com)
Walikota Depok Supian Suri dan Istri / Cing Ikah pada saat menuju Alun-alun GDC (Foto: Yudi Bahtiar/Starindonews.com)

DEPOK | Starindonews com – Suasana tempo doeloe menyelimuti Alun-alun Grand Depok City (GDC), Kamis (7/5/2026). Ribuan warga tumpah ruah memeriahkan Lebaran Depok dengan mengenakan kostum bertema retro era 1970-an.

Acara yang digelar Pemerintah Kota Depok ini dihadiri langsung Wali Kota Depok Supian Suri, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta anggota DPRD Kota Depok.

Nuansa Lawas Kental Terasa sejak pagi, alun-alun GDC berubah bak mesin waktu. Kemeja bermotif psychedelic, celana cutbray warna-warni, kacamata hitam berbingkai besar, hingga gaya rambut jambul dan kribo mendominasi. Para pejabat pun tak ketinggalan. Wali Kota Supian Suri tampil dengan kemeja putih, rompi hitam dipadu celana cutbray hitam.

Lebaran Depok tahun ini sengaja mengangkat tema 70-an untuk mengingatkan kita pada masa kebersamaan yang hangat. Tanpa sekat suku, budaya, maupun daerah asal.

Panggung hiburan menampilkan musik dangdut lawas dan band yang membawakan lagu-lagu Koes Plus serta Panbers. Warga dari berbagai komunitas ikut larut berjoget bersama.

Dalam sambutannya, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih sudah menjadi bagian dari Lebaran Depok demi melestarikan budaya kita. Saya siap bersinergi dengan kalian semua,” ucap Supian Suri.

Ia juga mengingatkan sejarah lahirnya Lebaran Depok.

“Lahirnya Lebaran Kota Depok tidak lepas dari perjuangan para tokoh koordinator. Mari kita doakan para pendiri. Orang Depok harus guyub. Dari mana pun sukunya, dari mana pun asalnya, ini adalah rumah kita. Kita jaga kebersihannya, kita jaga silaturahmi-nya,” pesannya.

Tak lupa, Supian Suri menyinggung peran kreator digital.

“Saya mengucapkan terima kasih buat teman-teman influencer. Tetapi ingat, jangan membiarkan berita-berita yang tidak ada kebenarannya atau hoaks tersebar. Sekali lagi, terima kasih buat para influencer yang telah membantu memviralkan semua acara di Lebaran Depok dengan konten-konten positif,” pungkasnya.

Ajang Pemersatu Warga, Depok Rumah Kita. Lebaran Depok 2026 tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga simbol kebersamaan. Warga dari berbagai latar belakang membaur, berfoto dengan gaya jadul, dan menikmati kuliner khas Betawi-Depok di stan UMKM.(YB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *