DEPOK | Staridonews — Wali Kota Depok, Supian Suri, meresmikan Puskesmas Bedahan berstandar Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berlokasi di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Senin (18/1/2026). Menariknya, dalam agenda peresmian tersebut, Supian Suri tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda motor, menyusuri kawasan permukiman warga sebagai simbol kedekatan layanan publik dengan masyarakat.
Peresmian Puskesmas Bedahan turut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kota Depok, unsur Kecamatan Sawangan, pemerintah kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. Usai tiba di lokasi, wali kota langsung meninjau sejumlah ruang pelayanan kesehatan sebelum menandatangani prasasti peresmian.
Dalam sambutannya, Supian Suri menyampaikan bahwa pembangunan Puskesmas Bedahan menelan anggaran sekitar Rp6,9 miliar untuk gedung, di luar pengadaan alat kesehatan yang saat ini telah tersedia secara lengkap.
“Alhamdulillah, seluruh fasilitas dan alat kesehatan sudah lengkap. Saat ini tinggal melengkapi tenaga kesehatan agar pelayanan dapat berjalan maksimal,” ujar Supian Suri.
Ia menargetkan Puskesmas Bedahan mulai beroperasi dan melayani masyarakat pada awal Februari 2026, setelah proses rekrutmen tenaga kesehatan rampung.
Menurut Supian Suri, Puskesmas Bedahan telah memenuhi standar ILP Kementerian Kesehatan, dengan layanan kesehatan primer yang terintegrasi, ruang pelayanan sesuai ketentuan, serta fasilitas ramah bagi penyandang disabilitas.
“Untuk layanan kesehatan dasar, seluruhnya sudah tersedia di puskesmas ini. Sementara untuk layanan lanjutan yang memerlukan dokter spesialis, mekanisme rujukan tetap dilakukan ke rumah sakit,” jelasnya.
Lebih lanjut, Supian Suri memaparkan kondisi sebaran puskesmas di Kota Depok. Saat ini terdapat 39 puskesmas, dan pada tahun 2026 Pemerintah Kota Depok berencana menambah dua puskesmas baru, yakni Puskesmas Pancoran Mas dan Puskesmas Leuwinanggung.
“Dengan penambahan tersebut, jumlah puskesmas menjadi 41 dari total 63 kelurahan. Artinya masih ada sejumlah wilayah yang perlu menjadi perhatian ke depan,” ungkapnya.
Ia juga meminta Dinas Kesehatan Kota Depok untuk melakukan kajian terhadap puskesmas lama yang dinilai tidak lagi representatif akibat meningkatnya jumlah kunjungan pasien.
Selain pembangunan fisik, Supian Suri menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui penerapan pola hidup sehat dan pemanfaatan program pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala perlu dimanfaatkan agar penyakit bisa terdeteksi lebih dini,” tegasnya.
Peresmian Puskesmas Bedahan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat layanan kesehatan dasar yang mudah diakses, inklusif, dan berkelanjutan. Kehadiran puskesmas berstandar ILP diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Kota Depok. (YB)







