STARINDONEWS.COM | KEDIRI KOTA – Di tengah suasana khusyuk Ramadhan 1447 Hijriah, aparat kepolisian dan TNI di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, memilih merawat kamtibmas ( Harkamtibmas ) dengan pendekatan yang lebih dialogis. Melalui kegiatan Safari Ramadhan di Musholla Al-Ikhlas, Kelurahan Banaran, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026) malam, Polsek Pesantren menguatkan sinergi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga guna menjaga serta memelihara kamtibmas selama bulan puasa.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu dihadiri Kepala Kelurahan Banaran, Kanit Binmas Polsek Pesantren AKP Jurianto, sejumlah personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pengurus takmir musholla, serta jamaah shalat tarawih. Selain melaksanakan ibadah Sholat Taraweh berjamaah, agenda diisi dengan kultum dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas oleh Kanit Binmas Polsek Pesantren AKP Jurianto.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Jurianto mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga, khususnya saat rumah ditinggalkan untuk shalat tarawih. “Pastikan pintu dan jendela dalam keadaan terkunci untuk mencegah tindak pencurian. Peran aktif masyarakat sangat menentukan terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya di hadapan Jamaah Sholat Taraweh Mushola Al – Ikhlas, Rabu ( 25/02 ).
Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga menyoroti potensi kerawanan pada waktu sahur, seperti tawuran remaja dan penggunaan petasan, serta mengimbau para orang tua agar lebih intens mengawasi aktivitas anak-anaknya.
Penguatan kembali sistem keamanan lingkungan (satkamling) di tingkat RT dan RW turut menjadi perhatian. Menurutnya, partisipasi warga dalam menjaga lingkungan merupakan fondasi utama terciptanya ketertiban sosial, terlebih pada momentum Ramadhan yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada malam hari.
Sementara itu Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi menegaskan, Safari Ramadhan tidak sekadar agenda seremonial, melainkan upaya mempererat komunikasi antara aparat Kepolisian, TNI dan masyarakat. “Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama meningkatkan keimanan sekaligus menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan,” kata Kompol Siswandi.
Perwira menengah polisi dengan pangkat satu melati emas ini menambahkan, stabilitas keamanan memiliki implikasi langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. Keamanan yang terjaga, menurut dia, akan menciptakan ruang publik yang nyaman serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, baik di wilayah Pesantren maupun Kota Kediri secara lebih luas.
Lebih jauh, apresiasi juga disampaikan kepada masyarakat yang selama ini dinilai berperan aktif memelihara keamanan dan ketertiban. Namun, dirinya mengingatkan pentingnya kesinambungan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara warga dan unsur Muspika setempat guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Di tengah dinamika sosial perkotaan, pendekatan persuasif berbasis keagamaan seperti Safari Ramadhan menunjukkan bahwa keamanan bukan semata urusan Polri, melainkan tanggung jawab kolektif. “ Ramadhan bisa menjadi ruang refleksi, bahwa harmoni sosial dan ketenteraman publik tumbuh dari kesadaran bersama untuk saling menjaga,” pungkasnya.
Pewarta : Hernowo












