STARINDONEWS.COM, Maros (Sulsel)— Sebuah mobil pickup jenis Grand Max dengan nomor polisi DD 8414 LU menabrak sejumlah pedagang ayam di Jalan Cendana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu pagi (16/8/2025). Kejadian ini memicu kepanikan di kalangan pedagang dan pengunjung pasar setempat.
Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Maros telah tiba di tempat kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka langsung mengamankan pemilik mobil dan sejumlah kendaraan yang mengalami kerusakan dan mengamankan lokasi agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas dan warga sekitar.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WITA, saat aktivitas jual beli sedang ramai di kawasan tersebut. Mobil yang melaju dari arah utara secara tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak beberapa lapak pedagang ayam di tepi jalan.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, sebanyak enam orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Selain itu, dua unit sepeda motor dan satu unit sepeda milik pedagang juga mengalami kerusakan berat akibat dihantam mobil pickup tersebut.
Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan, namun dugaan awal menyebutkan bahwa mobil mengalami hilang kendali. Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa kendaraan tersebut melaju cukup kencang sebelum akhirnya menabrak lapak para pedagang.

Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini. Selain itu, aparat juga tengah mendata jumlah korban luka-luka dan menghitung kerugian material yang dialami oleh para pedagang ayam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kondisi para korban. Beberapa di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian, khususnya Kanit Laka Polres Maros, masih terus dilakukan. Awak media masih berusaha mencari nomor kontak Kanit Laka untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar, terutama para pedagang pasar yang merasa khawatir akan keselamatan mereka. Diharapkan pihak berwenang segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.












