Uncategorized

Barang Diduga Ilegal: Ban Truk hingga Spring Bed Masuk ke KLM Lestari Indah

78
×

Barang Diduga Ilegal: Ban Truk hingga Spring Bed Masuk ke KLM Lestari Indah

Sebarkan artikel ini

 

 

Starindonews.com Tanjungpinang – Aktivitas bongkar muat di Dermaga Pelantar Dua, Kota Tanjungpinang, pada Selasa (16/9/2025) sore, menimbulkan tanda tanya besar.

Kapal Layar Motor (KLM) Lestari Indah tujuan Pekanbaru diduga mengangkut ratusan ban truk, sejumlah kasur spring bed bekas asal Singapura, serta berbagai barang lain tanpa pengawasan ketat dari instansi terkait.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang-barang tersebut akan dikirim ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, untuk diperdagangkan kepada sejumlah pemesan.

Seorang warga sekitar, AR (45), mengaku melihat langsung proses bongkar muat sejak siang hari.

“Saya lihat ada banyak ban truk diturunkan dari mobil box abu-abu lalu dinaikkan ke kapal. Jumlahnya diperkirakan ratusan, dan prosesnya berlangsung cepat,” ujarnya.

Selain ban truk, wartawan juga mendapati kotak-kotak besar, material berupa besi aluminium, hingga kasur spring bed yang ikut dimuat ke dalam kapal.

Seorang pekerja pelabuhan yang enggan disebut namanya menuturkan, dirinya hanya diminta membantu pemindahan barang.

“Kami hanya angkat barang. Kalau soal izin atau dokumen, itu urusan pemilik kapal,” katanya sambil menyebut nama seorang pria bernama Aan sebagai pemilik kapal.

Pantauan di lokasi, sejumlah truk dengan muatan penuh bergantian menurunkan barang ke dalam KLM Lestari Indah. Namun hingga seluruh barang dimuat, tidak terlihat adanya pemeriksaan dari Syahbandar, Bea Cukai, maupun aparat kepolisian.

Hingga kini, asal-usul barang, status kepemilikan, serta apakah ban truk tersebut memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun dilengkapi dokumen resmi pengiriman, belum dapat dipastikan.

Awak media ini masih sedang berusaha mengkonfirmasikan kepada Pihak-pihak terkait ,masih belum bisa dimintai keterangan sampai berita ini diturunkan. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *