DEPOK | Starindonews.com – DPD PSI Kota Depok memanfaatkan momentum halal bihalal sebagai ajang konsolidasi politik untuk memperkuat soliditas internal sekaligus mengakselerasi mesin partai menuju target sembilan kursi DPRD.
Kegiatan ini tidak sekadar silaturahmi, tetapi menjadi titik awal penajaman strategi dan penguatan kerja-kerja politik yang lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi pada kemenangan elektoral.
Ketua DPC PSI Kota Depok, Binton J. Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa konsolidasi menjadi kunci utama dalam menghadapi kontestasi politik ke depan. Seluruh struktur partai harus bergerak dalam satu komando dengan target yang jelas dan strategi yang matang.
Ia mengungkapkan, DPD PSI Depok telah memanggil 11 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) beserta para Ketua Dewan Pimpinan Ranting Partai (DPRT) untuk mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dijadwalkan pada 16 Juni 2025 mendatang.
“Rakerda ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh kekuatan partai terkonsolidasi dengan baik. Kita ingin setiap struktur memahami perannya, memiliki target yang jelas, dan bekerja dengan strategi yang terukur,” ujar Binton di Kantor DPD PSI Kota Depok, Cinere pada Rabu (22/4/26).
Menurutnya, Rakerda tersebut diposisikan sebagai forum strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan organisasi, mengevaluasi capaian kinerja secara menyeluruh, serta merumuskan langkah-langkah taktis dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
Evaluasi yang dilakukan, bersifat komprehensif dan berbasis indikator terukur, mencakup kelengkapan struktur kepengurusan, efektivitas kaderisasi, aktivitas sosial-politik, hingga capaian serta potensi elektoral di masing-masing wilayah.
“Kita tidak ingin ada wilayah yang tertinggal. Semua DPC harus bergerak dengan standar yang sama, baik yang sudah memiliki kursi di DPRT maupun yang belum,” tegasnya.
Tak hanya itu, untuk mempercepat penguatan organisasi, DPD juga membentuk Tim 11 yang terdiri dari pengurus inti sebagai motor penggerak konsolidasi. Tim ini akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendampingan intensif, asistensi strategi, serta monitoring dan evaluasi terhadap kinerja DPC dan DPRT.
“Tim 11 ini bukan hanya mengawasi, tetapi ikut bekerja. Mereka akan membantu menyelesaikan persoalan di lapangan, memperkuat struktur, hingga memastikan mesin partai bergerak secara optimal,” jelas Binton.
Ia menambahkan, pendekatan politik yang diterapkan juga disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Di daerah dengan dominasi pemilih muda, strategi difokuskan pada kegiatan kreatif seperti olahraga, seni, dan komunitas. Sementara di wilayah dengan basis pemilih yang lebih matang, pendekatan diarahkan pada kegiatan sosial, keagamaan, serta pelayanan masyarakat.
Evaluasi terhadap pengurus juga akan dilakukan secara individual melalui mekanisme wawancara guna memastikan kesiapan, komitmen, serta kapasitas dalam menjalankan tugas kepartaian.
Lebh lanjut, dalam konteks penguatan organisasi, Binton menyebutkan adanya peningkatan jumlah kader baru dari berbagai latar belakang, termasuk yang memiliki pengalaman politik di partai lain. Hal ini dinilai sebagai modal penting dalam memperluas jaringan dan memperkuat strategi pemenangan.
“Kami melihat ini sebagai kekuatan baru. Pengalaman dan perspektif yang beragam akan sangat membantu dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan daya saing politik,” ujarnya.
Kemudian, terkait target politik, Binton menegaskan bahwa kenaikan dari enam menjadi sembilan kursi DPRD merupakan bentuk optimisme yang realistis, yang harus diiringi dengan kerja keras dan konsolidasi yang solid.
“Target sembilan kursi bukan sekadar angka, tetapi komitmen yang harus diperjuangkan bersama. Dengan kerja kolektif, strategi yang tepat, dan kedekatan dengan masyarakat, kami optimistis dapat mencapainya,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Ia menekankan, kunci kemenangan terletak pada kehadiran nyata partai di tengah masyarakat serta kemampuan menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga.
“Kita harus hadir, mendengar, dan memberi solusi. Dari situ kepercayaan publik akan tumbuh dan menjadi kekuatan politik bagi partai,” pungkasnya.
Melalui konsolidasi menyeluruh, penguatan struktur hingga tingkat DPC dan DPRT, serta strategi politik yang adaptif dan berbasis kebutuhan masyarakat, DPD PSI Kota Depok optimistis mampu meningkatkan daya saing dan meraih hasil maksimal dalam kontestasi legislatif mendatang. (YB)










