Depok | Starindonews.com – Pondok Pesantren Manba Hidayatul Ma’arif (MAHIMA) kembali menegaskan eksistensinya sebagai pesantren pencetak generasi Qurani melalui peringatan Milad ke-7 yang akan digelar pada Minggu (18/1/26).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum tasyakuran, tetapi juga ajang syiar Islam dengan menghadirkan ulama nasional serta Raja Dangdut Rhoma Irama, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftarkan putra-putrinya sebagai santri MAHIMA.
Perayaan Milad ke-7 tersebut akan berlangsung di kompleks Ponpes MAHIMA, Gang Bhakti, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, di antaranya Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin (mantan Wakil Presiden RI), KH Dr (Hc) Rhoma Irama, Dr. KH Damanhuri, MA, KH Drs. Abu Bakar Madris, Abah Husin, Gus Abdul Shomad, S.IP (PCNU Bogor), Syakir Daulay, serta puluhan kiai dan mubalig lainnya.
Mengusung tema 7 Tahun Khidmah Menuju Kemuliaan Umat, Pimpinan Ponpes MAHIMA, KH Ferdy Al Husainy, M.Pd menyampaikan bahwa perjalanan tujuh tahun MAHIMA merupakan bentuk pengabdian pesantren dalam membangun umat melalui pendidikan Islam yang terintegrasi antara Al-Qur’an, ilmu keislaman, dan pembentukan karakter.
“Milad ini kami jadikan momentum untuk menguatkan komitmen MAHIMA dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan siap berkhidmah di tengah masyarakat. Kegiatan ini terbuka untuk umum,” kata KH Ferdy Al Husainy.
Lebih lanjut, Ia menambahkan, MAHIMA tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada program sosial dan pembinaan prestasi santri. Salah satu program unggulan yang menjadi daya tarik adalah pendidikan gratis bagi anak yatim, serta umrah gratis bagi santri yang mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an secara mutqin.
“Selain itu, kami juga membuka kesempatan beasiswa kuliah ke Mesir bagi santri berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan keilmuan tingkat internasional,” ujarnya.
Kemudian, dalam bidang akademik dan tahfiz, Ponpes MAHIMA menerapkan program 40 hari mahir Kitab Kuning dengan metode Manba’i serta program satu bulan hafal satu juz Al-Qur’an. Program ini dipadukan dengan pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pramuka, Marching Band, Pencak Silat, Qori dan Tilawah, Hadroh, Kaligrafi, hingga Pidato.
Sejalan dengan peringatan Milad ke-7, pendaftaran santri baru tahun ajaran 2026 telah resmi dibuka. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar langsung melalui nomor telepon atau WhatsApp 0899-8454-419 (Ustaz Lukman).
Dengan rangkaian kegiatan yang sarat nilai keislaman serta kehadiran tokoh-tokoh nasional, Milad ke-7 Ponpes MAHIMA diharapkan menjadi magnet dakwah sekaligus pintu masuk bagi lahirnya generasi Qurani yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global. (YB)












