DEPOK | Starindonews – Sejumlah warga di RW 07, 09 dan 10, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, mengaku resah dengan aktivitas pembangunan proyek milik perusahaan Kharaba yang berlokasi di Jalan Raya Mayor Idrus.
Proyek yang telah berjalan sekitar lima bulan itu disebut menimbulkan dampak langsung bagi warga yang tinggal persis di sekitar area pembangunan. Keluhan utama warga meliputi kebisingan mesin pada malam hari hingga debu yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.
Salah seorang warga RW 07 yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses perizinan lingkungan.
“Saya tidak dilibatkan soal izin lingkungannya. Tidak tahu juga yang lainnya,” ujarnya, Sabtu (21/2).
Menurutnya, suara mesin yang beroperasi hingga malam hari membuat warga merasa terganggu, terlebih saat ini memasuki bulan Ramadan yang membutuhkan suasana lebih tenang untuk beribadah.
Keluhan serupa juga disampaikan warga RW 09. Ia mengaku kerap mendengar suara bising di malam hari yang diduga berasal dari aktivitas proyek.
“Iya pak, kalau malam ada suara, tidak tahu mesin apa, tapi bising sekali,” keluhnya.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, proyek pembangunan berada tepat di sisi Jalan Raya Mayor Idrus dan berdampingan langsung dengan permukiman warga. Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran atas dampak kebisingan serta debu yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kenyamanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang terkait keluhan warga tersebut. (YB)












