Pagar Alam Starindownews. Com Komitmen terhadap transparansi kembali ditegaskan Polres Pagar Alam dalam pelaksanaan tes administrasi tahap awal penerimaan anggota Polri Tahun 2026. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 2 April 2026, pukul 08.00 WIB di Aula Wirasatya 96 ini berlangsung terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada. SIK dan dipimpin melalui Kabag SDM Kompol Kasmini Darda, S.H., yang memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta menjunjung tinggi prinsip transparansi.
Berbagai tahapan pemeriksaan administrasi dilakukan secara teliti, mulai dari pengecekan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, ijazah, hingga surat pernyataan penting seperti kesediaan ditempatkan dan persetujuan orang tua atau wali. Seluruh berkas diperiksa secara cermat guna menjamin keabsahan setiap peserta.
Yang menjadi perhatian, proses seleksi ini tidak hanya diawasi oleh internal Polri, tetapi juga melibatkan tim eksternal yang turun langsung ke lapangan. Kehadiran pihak Dukcapil memastikan validitas data kependudukan, sehingga pelaksanaan seleksi benar-benar terbuka dan bebas dari praktik kecurangan.
Selain itu, pemeriksaan fisik berupa tinggi dan berat badan juga dilakukan oleh tim kesehatan yang dipimpin Kasidokkes Sastri pitrianti Am. Kep. bersama tim Dokkes Polres Pagar Alam. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh peserta maupun pengawas.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada. SIK menegaskan bahwa proses rekrutmen ini dilaksanakan dengan prinsip “clear and clean”, akuntabel, serta tanpa dipungut biaya apapun. “Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dengan melibatkan pengawasan internal dan eksternal, sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, Amd.Kep, S.H., menambahkan bahwa Polri berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang terbuka, terpercaya, dan humanis kepada masyarakat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses ini agar tetap berjalan objektif dan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (SrKf)












