Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 21 Mei 2022 08:13 WIB ·

Mangkrak nya pembangunan jembatan jadi sorotan media dan warga


 Mangkrak nya  pembangunan jembatan jadi sorotan media dan warga Perbesar

Starindonews.com.
Lampung Selatan — Jembatan Alternatif penghubung di dua Dusun karya bersama dan Dusun karya makmur  Desa karya tunggal kecamatan katibung lampung selatan Jadi bahan pertanyaan warga.

Pasalnya, Ratusan warga masyarakat yang  melalui jalan tersebut  terjatuh dan luka-luka yang ditakutkan warga, bisa-bisa nanti ada korban jiwa.

Impormasi yang dapat dihimpun di lapangan oleh media Online starindonews lamsel, pada hari Selasa 17 Mei 2022, pukul 10.22.Wib, jalan alternatif penghubung di dua Dusun  karya bersama dan Dusun karya makmur yang di bangun jembatan hanya sebatas pundasi serta besi-besi berukuran 12/14 in yang diduga meranjau masyarakat yang melintas pengemudi roda dua (motor), yang di bangun oleh kepala desa “Tubagus, pada tahun 2021 lalu dengan anggaran Dana SILPA, sisa lebih pembiayaan anggaran di tahun-tahun sebelumnya, sebesar Rp:300juta namun sampai saat ini belum selesai.

“Masyarakat diwilayah jalan tersebut saat di komfirmasi dengan media starindonews.  Mereka mengatakan lama-lama jembatan itu bisa  menelan korban nyawa bang, karna ulah kepala desa ini. Jembatan tersebut seolah olah sengaja meranjau masyarakat yang melewati jalan tersebut, karna melintang malang nya pundasi serta puing puing besi dan di tutupi rerumputan. Apa lagi waktu datang nya hujan gerimis aja, kami ga sanggup melewati jalan jembatan tersebut bang,”Ujar mereka yang enggan di sebutkan nama nya.

“Ditempat yang berbeda, Saat media Ini, mendatangi Apratur desa, yang sedang piket di kantor desa, Desa karya tunggal. saat di komfirmasi terkait Pembangunan jembatan penghubung di dua dusun itu, Mereka pun sangat mengeluhkan dan mempertanyakan nya terkait pembangunan jembatan tersebut.?!..

“Ada salah satu Apratur desa tersebut melontarkan omongan, kepala dusun Pom, bukan puluhan lagi pak, sudah ratusan warga yang lewat hampir rata rata terjatuh untung lagi lecet lecet aja dan motor mereka rusak, ini saya sendiri di situ jadi korban, bawa anak kecil dua terjatuh pak.

Baca Juga   Kepala Desa Sidomekar dan Sekretaris Desa Bantah ada Nya Duga an pemotongan/pungutan Program Bedah Rumah.

Iya dana untuk membangun jembatan itu kan dana hasil temuan Ekspatorat pada tahun 2020 yang lalu, bahkan itu imponya kasus sudah masuk di Kejaksaan kalianda, karna ada yang melaporkan saat itu, katanya Lembaga LSM yang melaporkan, dalam laporan nya tersebut, hasil temuan ekspatorat dan kades harus mengembalikan dana sebesar Rp:300Juta,”kata prangkat Desa

Lalu dana pengembalian tersebut di tambah dengan dana SILPA dari tahun 2016 s/d 2021. Dana tersebut di alih kan untuk membangun jembatan penghubung dua dusun itu, namun pengalihan dana pembangunan tersebut hanya sebatas pundasi itu aja mas,  lalu ngendep sampai sekarang, yang kami pertanyakan kemana dana 300juta itu, dan apa tindakan tegas dari penegak hukum kita, kok adem adem aja,”Ujarnya.
Jauhari starindonews.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya

Ketua MAA Memberikan Apresiasi kepada Polres Aceh Timur atas Penyelesaian 18 Perkara Melalui Restorative Justice.”

18 April 2024 - 07:57 WIB

TNI-Polri di Pantee Bidari, Aceh Timur Kompak Gotong Royong di Balai Pengajian

17 April 2024 - 00:38 WIB

Kapolsek Peureulak Bersama Camat dan Danramil Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

16 April 2024 - 22:39 WIB

Kapolsek Idi Rayeuk Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Kepada Warga Korban Kebakaran

16 April 2024 - 22:33 WIB

Anggota Polsek Julok Bersama Damkar dan Anggota Koramil Padamkan Lahan Warga Yang Terbakar

16 April 2024 - 22:25 WIB

Anggota Polsek Indra Makmu Evakuasi Seorang Kakek Yang Terjebak di Pohon Aren

16 April 2024 - 22:19 WIB

Trending di Uncategorized