Menu

Mode Gelap

Hukum dan Kriminal · 23 Jan 2022 15:36 WIB ·

Kaget’ Gubernur Sumut ,Raibnya 50 Ton Miko CPO PT. PSU


 Kaget’ Gubernur Sumut ,Raibnya 50 Ton Miko CPO PT. PSU Perbesar

StarindoNews.Com, Medan – Dugaan kasus kehilangan 50 ribu ton Minyak Kotor ( Miko ) CPO dari dua pabrik kelapa sawit (PKS) simpang Gambir kabupaten Mandailing Natal dan PMKS laut tador kabupaten batubara,milik perkebunan sumatera utara, menjabat sebagai anggota komisi C DPRD sumatera utara ,Artha Berliana Samosir meminta agar polda Sumut dan kejaksaan tinggi (Kejati) Sumut agar turun tangan atas dugaan kasus kehilangan 50 ribu ton minyak Kotor Miko CPO dari dua pabrik kelapa sawit tersebut.

Dugaan kehilangan ini mengakibatkan PT. PSU ditaksir mengalami kerugian yang nilainya mencapai Rp. 2,5 miliar. Artha menyebutkan “Aparat mesti ikut serta mencari informasi tentang raibnya Miko sebanyak 50 ribu ton,apakah yang mencuri Miko tersebut menggunakan jerigen atau truk? Apakah mungkin ini semu perbuatan makhluk yang tak nampak sampai-sampai Miko tersebut hilang dengan sendirinya.(Senin 17/01/2022).

Beliau menyimpulkan bahwasanya PT. PSU yang merupakan sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) yang dimiliki pemerintah provinsi ( Pemprov) Sumatra Utara bisa meningkatkan lagi PAD.

Malah sejauh ini PT. PSU justru terkesan banyak menguras uang rakyatnya,dengan alibi harus selalu mendapat dana penyertaan modal.

Kecurigaan saya,apabila PT. PSU hanya menjadi ajang manfaat keuntungan bagi oknum tertentu dengan tujuan memperkaya diri, perusahaan profit bagaimana pun pasti akan amburadul . “ujarnya.

Beliau juga mengatakan. beliau MSI merasa heran atas alasan direktur utama PT. PSU yang tak tau menahu atas kehilangan tersebut.

” Bukan nya sebenarnya selama ini belum itu sebagai Komisaris utama.toh selama ini ap apa saja yang dilakukan nya.atau hanya duduk manis diam dibelakang meja dan menunggu gaji, maka alasannya tidaklah bisa diterima dengan akal yang sehat. ‘Kata beliau.

Anggota komisi C DPRD pun menyebut kan kehilangan Miko ini sangat lah merugikan perusahaan tentunya. Karena Miko adalah aset dan bagian keuntungan yang tercatat sebagai laba perusahaan dan menjadi penyumbang APBD Sumut.

Maka dari itu saya meminta kepada Kapolda Sumut dan kajati Sumut untuk segera mengusut dan menyelidiki kehilangan Miko tersebut. “Tekannya.

Dilain tempat, Gubernur sumatera utara bapak Edy Rahmayadi sewaktu dikonfirmasi tentang kehilangan Miko 50 ribu ton milik PT. PSU belum mau memberi jawaban apapun. Karena masih akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Bapak gubernur ini mengatakan ,saya hanya baru dengar-dengar kabar angin, kepastian nya belum tahu,kalau sudah pasti Baru saya jawab” kata Edy,Senin bertempat di rumah Dinas Gubernur,jalan Sudirman , Medan.

Darmada Girsang

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tim Opsnal Ditnarkoba Polda Gorontalo Bekuk 2 Pelaku Yang Membawa Narkotika Jenis Sabu

26 April 2022 - 09:55 WIB

Polsek Besitang Menangkapan Diduga Pelaku Tindak Pidana Pencurian

23 April 2022 - 00:02 WIB

Bea Cukai Batam Berhasil Gagalkan Tiga Penyelundupan Sabu yang Disembunyikan Dalam Dubur

15 April 2022 - 00:12 WIB

Meresahkan Pelaku Remas Payudara Berhasil Diamankan Team Rajawali Polres

8 April 2022 - 18:26 WIB

Gencar Patroli Siber, Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Ribuan Butir Obat-Obatan Terlarang

8 April 2022 - 00:30 WIB

Tak Terima Diputuskan.!! Mantan Pacar Sebar Aib Korban Lapor Polisi Minta Pelaku Segera Ditangkap 

7 April 2022 - 13:54 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal