DEPOK | Starindonews – Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok yang juga menjabat Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, H. Hamzah, menilai satu tahun kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri bersama Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah menunjukkan arah pembangunan yang terukur dan berpihak kepada masyarakat.
Menurut Hamzah, kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk objek pajak dengan NJOP di bawah Rp200 juta menjadi bukti konkret keberpihakan kepada warga kecil.
“Ini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi langkah nyata yang berdampak langsung pada pengurangan beban ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Ia juga menyoroti program Dana RW sebesar Rp300 juta sebagai inovasi strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi warga. Melalui program tersebut, masyarakat diberi kewenangan menentukan prioritas kebutuhan lingkungan masing-masing.
“Skema ini membuat pembangunan lebih tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan riil di lapangan,” katanya.
Di sektor infrastruktur, Hamzah menilai pemerintah kota mulai menunjukkan keseriusan dalam mengurai persoalan kemacetan, khususnya di kawasan Sawangan. Penanganan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap mobilitas, aktivitas ekonomi, dan produktivitas warga.
Sementara dalam bidang lingkungan, pembenahan tata kelola sampah disebutnya mulai berjalan lebih sistematis melalui penguatan koordinasi lintas sektor.
“Isu sampah adalah persoalan klasik. Perlu pendekatan komprehensif dan berkelanjutan, bukan solusi jangka pendek,” tegasnya.
Kebijakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di jalur Margonda juga dinilai membawa manfaat multidimensi, mulai dari peningkatan kualitas udara dan kesehatan masyarakat hingga membuka ruang interaksi sosial dan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
Hamzah menambahkan, keterbukaan pemerintah dalam menerima aspirasi publik menjadi salah satu ciri kepemimpinan saat ini. Ia mencontohkan sikap wali kota yang bersedia berdialog langsung dengan demonstran.
“Pendekatan ini mencerminkan kepemimpinan yang komunikatif, demokratis, dan responsif terhadap kritik,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, program RSSG (Rintisan Sekolah Swasta Gratis) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
“Program ini bukan hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga memastikan pemerataan kesempatan belajar. Ini investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Depok,” jelasnya.
Hamzah menegaskan, capaian tahun pertama ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan jangka panjang. Ia optimistis, dengan konsistensi kebijakan dan penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, arah transformasi Kota Depok akan semakin progresif dan berkelanjutan. (YB)












