Ekonomi

GenBio Ajak Anak Indonesia Cegah Pneumonia dan Diare

7
×

GenBio Ajak Anak Indonesia Cegah Pneumonia dan Diare

Sebarkan artikel ini

Tangerang,
7 Januari 2026
. Setiap 43 detik, setidaknya satu
anak di dunia meninggal akibat pneumonia—penyakit yang sebagian besar
sebenarnya dapat dicegah. Di saat yang sama, WHO memperkirakan ada hampir 1,7
miliar kasus diare anak setiap tahun, dan sekitar 443.832 anak balita meninggal
setiap tahunnya karena diare.

Indonesia
tidak terkecuali. Tren kasus pneumonia di Indonesia terus mengalami peningkatan sejak 2020.Data
terakhir di 2024 menunjukkan kasus pneumonia menyentuh angka 857.483. Angka ini
didominasi oleh kelompok usia balita Data WHO
menunjukkan, pneumonia adalah penyebab utama kematian akibat penyakit infeksius
di dunia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun dan orang dewasa
lanjut usia.

Melihat tingginya kasus pneumonia, WHO secara global
merekomendasikan vaksinasi pneumokok sebagai salah satu intervensi paling
efektif untuk menurunkan angka kesakitan, rawat inap, hingga kematian akibat
penyakit ini.

 

Selain itu, langkah preventif lainnya juga perlu dilakukan. Kebersihan gigi dan mulut
yang buruk dapat meningkatkan risiko pneumonia karena bakteri dari mulut bisa
terhirup ke paru-paru cuci tangan dan sikat gigi adalah cara efektif mencegah
pneumonia, karena keduanya mengurangi jumlah bakteri penyebab infeksi
pernapasan; menjaga keduanya sama pentingnya untuk kesehatan sistemik. 

Berangkat
dari urgensi tersebut, GenBio—lembaga nirlaba yang didirikan oleh Swiluva Ma—meluncurkan
inisiatif edukasi berbasis sains untuk memperkuat kebiasaan dasar pencegahan
infeksi pada anak: cuci tangan pakai sabun dan kebersihan mulut/gigi.

Selama hampir 1 tahun berjalan, GenBio
telah mengedukasi 20.000 anak-anak di 200 sekolah yang tersebar di 4 kota di
Indonesia dengan mendistribusikan buklet edukasi kebersihan mulut/gigi dan cuci
tangan serta melakukan workshop dan edukasi interaktif dengan melibatkan orang
tua.

“Ini
bukan hanya masalah medis—ini juga masalah perilaku. Kebiasaan sederhana yang
dilakukan konsisten dapat menjadi benteng pertama anak terhadap infeksi yang
paling sering menyerang,” ujar Swiluva Ma, Founder GenBio.

Tangan
yang tidak dicuci adalah jalur cepat perpindahan kuman. Data CDC menunjukkan
bahwa cuci tangan dapat membantu mencegah sekitar 30% penyakit terkait diare
dan sekitar 20% infeksi saluran napas. Karena itu, buklet GenBio menekankan
momen-momen penting CTPS: sebelum makan, setelah dari toilet, setelah
bermain/beraktivitas, setelah batuk/bersin, dan setelah menyentuh benda kotor.

Di
sisi lain, kebersihan mulut/gigi juga merupakan bagian penting dari pencegahan
infeksi. Literatur ilmiah menyebut rongga mulut orang dewasa dapat mengandung
sekitar 50–100 miliar bakteri.

Pada
kondisi tertentu, bakteri dari area mulut/tenggorokan dapat terhirup (aspirasi)
ke saluran napas bawah dan memicu infeksi paru. Karena itu, GenBio mendorong
kebiasaan sikat gigi 2 kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur) dan
edukasi perawatan mulut yang benar.

“Inilah
mengapa tindakan edukasi harus dimulai sedini mungkin. Sains adalah ‘kekuatan
super’ GenBio untuk mendidik dan memberdayakan anak-anak Indonesia agar lebih
siap melawan infeksi bakteri—dimulai dari kebiasaan paling mendasar,” tambah
Swiluva Ma.

Komitmen berkelanjutan GenBio

Ke depan, GenBio akan melanjutkan program pendidikan
kesehatan, penyuluhan, dan panduan praktis berbasis sains, termasuk kolaborasi
dengan sekolah, tenaga kesehatan, dan organisasi sosial untuk memperluas dampak
pencegahan pneumonia dan diare pada anak.

Ekonomi

KAI Daop 4 Semarang secara resmi menjalin kerjasama dengan Primaya Hospital Semarang untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. KAI Daop 4 Semarang secara resmi menjalin kerjasama dengan Primaya Hospital Semarang untuk meningkatkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) berlangsung di Primaya Hospital Semarang oleh Manager Kesehatan KAI Daop 4 Semarang Surono […]

Ekonomi

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memprioritaskan percepatan pemulihan layanan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Hingga 2 Februari 2026, Kementerian PU mencatat progres signifikan dengan memfungsikan kembali 143 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari total 176 unit yang terdampak. Capaian ini menandai progres penanganan infrastruktur […]

Ekonomi

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menilai dinamika pasar saham yang terjadi seiring penyesuaian kebijakan dari penyedia indeks global MSCI merupakan momentum penting untuk memperkuat transparansi, tata kelola, serta daya saing pasar modal nasional di tingkat global. Jakarta, Februari 4, 2026 — PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menilai dinamika pasar saham yang terjadi seiring penyesuaian kebijakan dari […]

Ekonomi

Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga JPL 83 Km 59+0/1 pada petak jalan Stasiun Karangsono – Stasiun Gundih, wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga […]

Ekonomi

Dalam analisis teknikal, candlestick menjadi salah satu alat paling penting untuk membaca pergerakan harga. Melalui bentuk dan struktur candlestick, trader dapat memahami psikologi pasar serta melihat keseimbangan antara tekanan beli dan jual. Bagi trader, terutama pemula, mengenali pola candlestick yang menandakan potensi kenaikan harga dapat membantu menentukan timing entry yang lebih terukur. Pola candlestick tidak […]