Polres Pagaralam bersama BPBD dan warga bergerak cepat menangani pohon tumbang akibat angin deras di Pagar Alam Utara yang merusak dua rumah dan melukai ringan seorang anak.
Pagaralam Starindownews.com Polres Pagaralam melalui jajaran Polsek Pagar Alam Utara bergerak cepat merespons bencana pohon tumbang akibat angin deras di Simpang PU, RT 11 RW 08, Kelurahan Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara, Selasa (17/2/2026) siang, yang mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan serta satu anak mengalami luka ringan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB tersebut disebabkan tumbangnya pohon randu/kapuk berdiameter sekitar 30 cm dengan panjang lebih kurang 50 meter yang berada di belakang permukiman warga.
Pohon besar itu roboh setelah diterpa angin kencang yang melanda Kota Pagar Alam.Akibat kejadian tersebut, rumah milik Narti (66) mengalami rusak berat pada bagian atap, sementara rumah milik Trianto Basri (67) mengalami rusak ringan. Saat kejadian, Narti bersama cucunya, Nadiva (8), tengah berada di ruang keluarga. Ranting pohon yang menimpa rumah diduga menyebabkan kepala Nadiva terbentur hingga mengalami bengkak di bagian belakang kepala.
Keluarga kemudian langsung mengevakuasi korban ke RSUD Besemah untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah mendapatkan penanganan, korban dipastikan tidak mengalami luka serius dan telah kembali ke rumah dalam kondisi membaik.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada S.Ik melalui Kasi Humas Iptu Mansyur SH menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera melakukan langkah cepat begitu menerima laporan kejadian.
“Personel Polsek Pagar Alam Utara langsung mendatangi TKP, melakukan pulbaket serta berkoordinasi dengan BPBD Kota Pagar Alam untuk melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang,” ujar Iptu Mansyur.
Ia menambahkan, dalam proses penanganan di lapangan, petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk sementara mematikan jaringan listrik di sekitar lokasi guna mencegah potensi bahaya lanjutan, serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pendataan kerusakan akibat bencana.
Proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang dilakukan secara gotong royong oleh personel kepolisian, BPBD, dan masyarakat sekitar hingga selesai pada pukul 16.30 WIB. SLituasi di lokasi pun berangsur normal dan tetap dalam keadaan aman serta kondusif.
Lebih lanjut, Kasi Humas menegaskan bahwa penyebab utama pohon tumbang diduga karena angin deras yang disertai kondisi akar pohon yang sudah keropos.
“Kejadian ini murni akibat faktor alam, yakni angin kencang dan kondisi akar pohon yang sudah mati atau keropos sehingga tidak mampu menahan terpaan angin,” jelasnya.
Polres Pagaralam juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar, mengingat cuaca berangin masih berpotensi terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi pohon tumbang, khususnya di tengah cuaca ekstrem. Jika ada pohon yang sudah tua atau rawan tumbang, segera laporkan agar dapat diantisipasi,” tutup Iptu Mansyur.(SrKf)












