Kasus Rp150 Juta di Rutan Tanjungpinang: Orbit Bungkam, Bola Panas Dilempar ke Media Lain
Starindonews|Tanjungpinang Dugaan skandal penerimaan uang Rp150 juta oleh oknum pegawai Rutan Tanjungpinang kembali jadi sorotan. Alih-alih memberikan klarifikasi yang gamblang, Orbit – pihak yang dimintai konfirmasi – justru memilih jalan aman: bungkam dan melempar bola panas ke media lain. Jumat, 26 September 2025
Dalam percakapan yang terekam, Orbit berkali-kali menyebut kasus ini sudah selesai sejak Juli 2025. Namun, ketika ditanya detail – apakah benar uang itu pernah diterima, bagaimana proses pengembaliannya, siapa saksi atau bukti transfernya, hingga sanksi apa yang dijalani – Orbit sama sekali tidak memberikan jawaban jelas.
Lebih ironis, ketika ditanya mengapa isu ini masih viral jika memang sudah tuntas, Orbit justru berkelit: “Saya tidak tau kenapa diviralkan. Coba tanya sama media yang memberitakan.” Sebuah pernyataan yang jelas menghindari substansi persoalan.
Respon singkat semacam “Sudah selesai bg, sudah diberitakan juga di berbagai media” hanya mempertegas dugaan publik bahwa persoalan ini ditutup rapat tanpa transparansi. Padahal, isu sebesar ini menyangkut integritas lembaga pemasyarakatan yang seharusnya steril dari praktik jual beli perkara.
Alih-alih meluruskan kabar yang terus viral, Orbit malah menutup ruang klarifikasi. Sikap diam ini seakan menegaskan: ada sesuatu yang ditutupi.
Publik kini menanti, apakah Kemenkumham akan berani membongkar skandal ini secara terbuka, atau justru membiarkan isu Rp150 juta ini menjadi noda permanen di Rutan Tanjungpinang.












