STARINDONEWS.COM, Bazaar beras murah yang dijual dengan harga sesuai standar Bulog itu dipasarkan Sabtu (9/8) pada pukul 08.00 Wita. Sejak awal dipajang di depan pelataran kantor kecamatan Marusu, warga datang silih berganti membeli. Hanya saja pembelian beras Bulog ini dibatasi dua kantong per warga atau hanya maksimal 10 Kg per warga saja.
Pembatasan ini dilakukan agar warga lainnya juga kebagian. Selain itu meminimalisir beras murah tersebut dibeli pengumpul untuk dijual kembali di atas harga standar.
“Jadi pembelian oleh warga ini kita batasi hanya sampai dua karung atau 10 Kg saja per warga. Per kantong itu isinya 5 Kg. Jadi pembatasan ini dilakukan agar warga lainnya juga kebagian. Jadi satu warga maksimal dua kantong atau 10 Kg saja, ” kata Kakorum Yonif 431/SSP Kostrad Kariango Lettu Inf Fajrin Purwiyanto S.T.Han di lokasi bazaar.

Dikatakan Lettu Inf Fajrin Purwiyanto S.T.Han, bazaar beras murah ini dilakukan dalam rangka membantu program pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk membantu kebutuhan pangan murah masyarakat. Harganya dibawah harga pasaran umum.
“Jadi semua satuan di Kostrad turun melakukan bazaar beras murah ini. Kami turun membantu Bulog memasarkan beras murah ini kepada masyarakat. Satuan kami mendapatkan jatah penjualan 2 Ton, tapi kalau habis, bisa ambil lagi di Bulog kemudian dijual lagi. Program bazar murah ini kami lakukan sampai Desember 2025. Jadi di Kostrad Divif 3 itu bukan hanya Yonif 431/SSP Kostrad Kariango saja tapi semua satuan di Kostrad turun membantu Bulog, ” jelas Kakorum Yonif 431/SSP Kostrad Kariango ini didampingi personel lainnya yakni Pelda Suratman Dg Ngalle selaku koordinator, Kopda Makkatutu, Kopda Patahuddin dan Pratu Restu Ilham.
Lettu Inf Fajrin Purwiyanto S.T.Han pun mengimbau masyarakat untuk datang membeli beras murah. Bulog akan siapkan hingga Desember selagi persediaan ada. Dikatakannya, di gudang Bulog itu ada lebih 700 Ton dipersiapkan dijual murah untuk masyarakat dan itu harus dihabiskan demi ketahanan pangan masyarakat Indonesia.

“Hasil penjualan ini kami serahkan kembali ke Bulog. Kami hanya sebagai perantara. Bulog tidak punya personel sebanyak TNI sehingga Bulog meminta bantuan kami untuk penjualan ke masyarakat. Jadi masyarakat, disilahkan datang ke bazaar yang digelar oleh masing-masing satuan Divif 3 Kostrad. Banyak titik penjualan yang dilakukan berbagai satuan dari Kostrad. Bazaar ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat dan dibuka setiap hari. Kami disini hanya sebagai wadah dan perantara dari Bulog. Kami hanya membantu saja, ” tambahnya.
Warga masyarakat di Kecamatan Marusu yang membeli beras di bazaar beras murah tersebut mengaku bersyukur karena ada penjualan beras murah yang difasilitasi oleh TNI AD (Divif 3 Kostrad).
Masyarakat mengaku beras yang dibelinya di bazaar tersebut, jika dibeli kiloan hanya Rp12.000 sementara harga beras saat ini di kota-kota apalagi dalam kemasan bisa sampai Rp16.000 per Kg atau jika dalam kemasan 5 Kg dijual seharga Rp80.000.
“Di bazaar pak tentara Kostrad ini kita hanya dikasi beli seharga Rp60.000 per 5 Kg. Alhamdulillah. Murah. Cuma sayangnya kita hanya bisa beli 2 kantong saja atau hanya 10 Kg, ” kata salah satu warga Kecamatan Marusu sambil tersenyum.
( RISAL )












