76 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, MASYRAKAT SERAM UTARA (MALUKU TENGAH) MASIH BELUM MENIKMATI LISTRIK PLN 24 JAM -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

76 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, MASYRAKAT SERAM UTARA (MALUKU TENGAH) MASIH BELUM MENIKMATI LISTRIK PLN 24 JAM

Wednesday, January 12, 2022

Starindonews.com Maluku —Indonesia sudah meredeka 76 dan sudah Memasuki 7 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, peningkatan kualitas akses dan kecukupan listrik yang merata belum sepenuhnya tercapai.


Pemerataan kualitas akses ini belum terjadi di banyak wilayah dalam hal ini misalnya Provinsi maluku, Kualitas akses di desa-desa terpencil sampai saat ini belum optimal.


Peningkatan kualitas akses listrik ini diperlukan seiring dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses listrik di seluruh pelosok Indonesia hingga 100 persen.


Sebab Akses listrik tidak hanya diperlukan untuk kebutuhan penerangan, tetapi juga harus didorong untuk mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan kegiatan yang produktif.


Selain itu, 'ALIANSI MAHASISWA PEMUDA MALUKU TENGAH JAKARTA' Juga Menilai PT.PLN Gagal dalam merealisasikan peningkatan pola layanan dari 12 jam menjadi 24 jam kepada masyarakat di kecamatan seram utara, kabupaten maluku tengah, Provinsi maluku.


Di lain sisi dengan hadirnya pelayanan listrik 24 jam ini sangat dapat meningkatkan roda perekonomian seperti UMKM, kios, pendidikan, pelayanan administrasi kecamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.


Pelayanan PT. PLN terkesan bobrok selama bertahun-tahun ( 1957-2022 ) tidak pernah berubah dan tetap mempertahankan tradisi pemadaman listrik di kecamatan seram utara. Bahkan Sudah sering dikeluhkan warga dan disampaikan ke pihak manajemen perusahan PLN , tetapi sampai saat ini tidak mengindahkan keluhan masyarakat yang tak lain adalah pelanggan. "Jangan hanya asik memungut tagihan listrik tiap bulan, tapi ketika ada keluhan terkesan tutup telinga, mata dan bahkan main mata dengan keadaan".


Lebih lanjut, Ketentuan mengenai kompensasi kepada konsumen yang dirugikan saat terjadi pemadaman listrik sudah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 tahun 2017, ironisnya aturan ini tidak berlaku di kecematan seram utara, kabupaten maluku tengah, Provinsi maluku.


Untuk itu kami mendorong Direktur Utama PT.PLN Persero ( Darmawan Prasodjo ) mengevaluasi kinerja Kepala PLN Unit Wilayah Maluku –Maluku Utara, Kepala PLN Rayon Masohi dan Kepala PLN Ranting Seram Utara, karena Gagal dalam mengatasi masalah pemadaman listrik yang kerap terjadi selama ini di Kecamatan seram utara, kabupaten maluku tengah, provinsi maluku. 



Maka dari itu Kami Dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Maluku Tengah Jakarta Menuntut.  


1. Mendesak Direktur Utama PT. PLN (Persero) Darmawan Prasodjo Untuk Segera Mengevaluasi Kinerja Kepala PLN Ranting - Wahai, Unit Layanan Pelanggan (ULP) - Kobisonta, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) - Masohi (Maluku Tengah) Dan Unit Induk Wilayah (UIW) - Ambon (Maluku-Maluku Utara)

2. Mendesak PT.PLN Pusat Segera Memberikan Pelayanan Lampu 24 Jam Di Wilayah Kecematan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku Sesuai Instruksi Bapak Presiden Jokowi.

3. Copot Dan Gantikan Kepala Ranting - Wahai, Unit Layanan Pelanggan (ULP) - Kobisonta, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) - Masohi (Maluku Tengah) Dan Unit Induk Wilayah (UIW) - Ambon (Maluku-Maluku Utara) Karena Gagal Dalam Mengatasi Masalah Pemadaman Listrik Selama Ini Dan Tidak Mampu Memberikan Pelayanan Yang Baik Kepada Masyarakat.

4. Audit Anggaran PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Maluku-Maluku Utara Dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) - Masohi (Maluku Tengah).

Andre/red

#PerusahaanLilinNegara#Copot#AuditAnggaranPLN#MalukuMalukuUtara#