Gedung SDN No.08 Dan Perpustakaan Di Kabupaten Melawi Tergenang Banjir -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Gedung SDN No.08 Dan Perpustakaan Di Kabupaten Melawi Tergenang Banjir

Wednesday, October 06, 2021

StarindoNews.com Kalimantan —Dusun Bondau, Desa Ella Hulu kecamatan Menukung kabupaten Melawi  Terlihat perumahan warga hanya tampak atap bumbungan rumah.


Dusun Bondau saat banjir terlihat seperti danau Beberapa saat kemudian terlihat tiga unit bangunan pemerintah yang berjejer.


Didepannya terlihat satu tiang berdiri kurang lebih ketinggian sekitar 6 meter Di atasnya berkibar bendera Sang saka merah putih.


Didepan bangunan yang megah tersebut terpantau situasi bangunan pemerintah kondisi dan fasilitas lainnya.


Hendrikus Dodong salah satu tokoh masyarakat Temenggung Adat Dayak Limbai ikut memantau kondisi air di lapangan.


Bangunan yang kami pantau yaitu dua sekolah, bangunan kantor, perpustakaan serta rumah balai dusun.

Setelah mengetahui kondisi Sekolah dan fasilitas umum. Kurang lebih 50 meter jarak dari sekolah ke gedung Balai Dusun hanya tampak atap bumbung dan ratusan rumah milik warga masyarakat yang mengalami banjir.


Untuk mengetahui keluhan dari dewan guru terhadap bencana banjir, kami mendatangi salah satu Kepala Sekolah di SDN No.08 Bondau,Selfinus Selfin


"Kerugian sekolah akibat bencana banjir, karena curah hujan yang tinggi beberapa hari di wilayah kabupaten Melawi dan daerah lainnya sehingga daya serap dan daya tampung air tak lagi mencukupi Saat hujan turun banjirpun mudah meluap. 

Penyebab banjir juga karena adanya investor yang membuka lahan perkebunan kelapa sawit, perusahaan kayu loq, dan pertambangan PETI besar - besaran, dalam satu tahun sejak tahun 2020, banjir bisa sampai 6 kali dalam satu tahun," ujar Selfinus Selfin kepala sekolah SDN. 08 Bondau pada reporter Senin (04/10/2021).


"Adapun langkah-langkah antisipasi yang kami lakukan oleh pihak sekolah dalam proses belajar mengajar. Yaitu meliburkan anak- anak untuk sementara waktu bila keadaan sudah normal anak - anak sekolah baru masuk kembali.


Namun tetap mematuhi prokes, mengingat pandemi Covid -19 terus meningkat yang bisa mengancam nyawa," ungkapnya.


Yang lebih menarik, pak Selfinus, panggilan akrabnya sering di panggil Bapak" Anderson " sering mengungsi dari rumah kediamannya ke ruangan sekolah pada saat banjir menggenang di ruangan ketinggian air mencapai 1 meter, sekitar pukul 01,20 malam , karena kondisi air naik drastis ada juga yang mengungsi kerumah milik paroki Stasi bondau, samping gereja Santo Vensensius.


Ketika di minta keterangan terkait perumahan guru- guru, apakah pernah mendapat perhatian dari Dinas pendidikan?"Sejak dari tahun 2006 sampai tahun 2021, kami belum pernah sekalipun dibantu oleh pemerintah," kata Selfinus.


" Kami berharap kedepannya semoga pemerintah bisa memperhatikan dan membantu rumah dinas guru ,khusus di Dusun Bondau kabupaten Melawi," imbuhnya.




"Di SDN No. 08 Bondau ada dua unit rumah dinas guru yang terkena bencana banji, Kami berharap agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Dinas pendidikan agar lebih peka melihat musibah yang menimpa para guru.


Karena hal ini murni musibah / bencana yang dialami semua daerah yang ada di Kalimantan Barat, terkhusus Kabupaten Melawi, Sintang," ujarnya.


"Pemerintah harus betul-betul melihat dan memiliki hati nurani terkait fasilitas sekolah dan perumahan guru SDN. No. 08 Bondau yang rusak diterjang banjir ( Mobiler dan ATK ) yang berada dalam kantor ludes tidak mampu di selamatkan lagi," tutupnya.


Ari/red