Dua Cakades Di Lebak Dilaporkan Ke polisi -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Dua Cakades Di Lebak Dilaporkan Ke polisi

Friday, October 22, 2021

Starindonews.com Lebak —Dua Calon Kepala Desa (Cakades) di Kabupaten Lebak dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Lebak, atas dugaan melakukan politik uang saat menggelar kampanye Pilkades. 


Kedua terlapor itu atas inisial DS, Cakades Cimangeunteng, Kecamatan Rangkasbitung dan AS, Cakades Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar.


Eka Gunawan, selaku pelapor mengatakan, politik uang dalam kontestasi politik adalah tindakan yang menodai demokrasi. Ulah itu dinilai akan membawa dampak buruk pada sistem pemerintahan.


Sebagai putra Lebak, pihaknya khawatir jika oknum yang melakukan politik uang menang dan menjabat, nantinya hanya memikirkan kesejahteraan dirinya sendiri, bukan kesejahteraan rakyat.


"Intinya, saya sebagai masyarakat merasa prihatin dengan pemikiran bahwa politik uang dianggap lumrah terjadi pada proses Pilkades. Padahal akan berdampak buruk sekian tahun kedepan," katanya,Kepada Starindonews.com Ketika Ditemui Dikediamannya Kamis (21/10/2021).


Menurut gunawan kampanye pilkades di desa Lebak Parahiang dan di Desa Cimangeunteng, dinilai sudah memenuhi unsur-unsur tindak pidana.


Sehingga, pengawas Pilkades dan aparat penegak hukum didesak untuk menindak tegas oknum Cakades yang melanggar pelaksanaan Pilkades.


Hal itu sebagai bentuk memberantas calon-calon pemimpin yang tidak berintegritas dan tidak memiliki visi dalam membangun desa. Karena pada faktanya, membangun desa adalah membangun Indonesia.


"Bahwa pemberian uang oleh kedua oknum calon Cakades itu kepada calon pemilihnya, termasuk ke dalam unsur yang dilarang oleh aturan hukum. Selain dapat dipidanakan dan atau di diskualifikasi," tegasnya.


Ditempat terpisah Yatna ketua FK LSM Lebak Ketika Dihubungi Starindonews.com via aplikasi WhatsApp nya mengapresiasi tindakan Warga Lebak yang telah berani melaporkan 2 orang Cakades yakni DS Cakades Cimangenteng kec.Rangkasbitung, dan As Cakades Lebak Parahiang kec.Lewi Damar ke Polres Lebak, "saya mengapresiasi tindakan Warga Lebak tersebut Dan saya juga sangat menyesalkan Perilaku Cakades yang menebar uang dalam kampanye Pilkades"Terangnya


Karena Menurut Yatna hal ini bukan hanya tidak mendidik tetapi juga membuat persaingan Politik tidak sehat hal ini bisa dikatagorikan Money Politik.


Dimana seseorang menentukan hak pilihnya karena didasari oleh pertimbangan pemberian, bukan didasari penilaian kecakapan, kepintaran kejujuran dan ke ikhlasan dalam memilih calon pemimpin.


sehingga kalau Cakades itu menang maka dia akan menghitung uang yang dikeluarkan pada saat Pilkades, yang ahirnya semua Program dan Anggaran pembangunan Desa tidak akan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat,


"mungkin tidak hanya 2 Cakades saja yang melakukan Tebar uang tapi masih banyak Cakades Cakades yang seperti itu,"karena tidak terdeteksi baik oleh Media Maupun LSM.


Tentunya kami dari Forum LSM kab.Lebak mendorong aparat kepolisian untuk tidak segan segan menindak Tegas Para Cakades yang membagi bagikan uang pada saat kampanye meskipun Modusnya untuk Liwetan,karena sudah pasti pemberian tersebut untuk mempengaruhi atau mengajak masyarakat untuk memilih terhadap Cakades yang memberikan uang tersebut.


Apalagi dimasa sulit ini masyarakat akan mudah diarahkan untuk memilih salah satu Cakades dengan cara diberi uang


"Jangan beralibi untuk liwetan karena itu hanya Kemasan bahasa, yang jelas itu Politik Uang"Pungkasnya


Fauji/red