Viral Petugas SPBU Babak Belur Di Hajar Massa Di Bandung. -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Viral Petugas SPBU Babak Belur Di Hajar Massa Di Bandung.

Thursday, September 02, 2021


StarindoNews.Com, Bandung, - viral bredarnya video Petugas SPBU di Bandung yang diduga mengusir pedagang di area SPBU Cipadung akhirnya meminta maaf ke depan publik, di Jalan AH Nasution, Cipadung, Kota Bandung menjadi buah bibir netizen karena perkataan SARA-nya saat mengusir PKL yang merokok di area SPBU tempat dia bekerja pada Sabtu 28/08/2021 lalu, kini Berbuntut panjang,.

Kenshi sempat cekcok dan mengusir pedagang sembari berkacak pinggang dan berlagak arogan.

Cekcok bermula saat seorang pedagang ditegur oleh Kenshi Dylla Army karena merokok di sekitar area SPBU, sehingga terjadi perselisihan.
Saat cekcok mulut, ada kata-kata dari Kenshi Dylla Army yang dianggap menyinggung perasaan perwakilan suku Sunda.

Dalam unggahan video permintaan maafnya di media sosial, petugas SPBU bernama Kenshi Dylla itu menyampaikan, jika apa yang telah ia lakukan merupakan hal yang salah.

Mengenai ucapan menyinggung suku atau ras sunda dan ucapan kasar yang melecehkan salah satu pedagang yang dilakukan oleh saya, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan yang telah diperbuat," ucapnya, Rabu 1 September 2021.

Sebelumnya dalam video yang tesebar di media sosial, ia menegur PKL yang merokok di SPBU tersebut, Namun, kata-kata yang dilontarkan oleh Kenshi menyinggung masyarakat Sunda, 

Akibatnya, K pun didatangi sekelompok orang yang menamakan dirinya ormas untuk mengeroyok.
Meski sempat dilerai dan diselesaikan secara musyawarah, namun pada Senin, 31 Agustus 2021 kemarin, segerombol ormas tersebut tetap mengeroyok K.

Setelah viral, Kenshi meminta maaf. Ia mengaku terbawa emosi saat mengusir pedagang yang usianya lebih tua darinya.

Selamat sore, nama saya Kenshi Dylla Army. Saya ingin meminta maaf atas kejadian kemarin yang sempat viral. Itu saya terbawa emosi saat saya melakukan tugas dan pada akhirnya membawa-bawa nama ras (Suku Sunda). Saya meminta maaf kepada semua orang yang merasa tersinggung atas ucapan saya dan saya tidak akan mengulanginya lagi," kata dia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Indozone, permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan pada hari Minggu, 29 Agustus 2021 sekitar pukul 22.00 WIB, di Kantor RW 06 Kompleks Manglayang Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Pihak Manajemen SPBU Cipadung meminta maaf kepada Perwakilan Suku Sunda serta pedagang kaki Lima yang ada di sekitar Pom Bensin Cipadung.?

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Yogi Firmasyah Ramadhan (Manajemen Pom Bensin Cipadung), Kenshi Dylla Army (karyawan SPBU Cipadung yang mengusir pedagang, Abeng Dorry (Perwakilan Suku Sunda), Ferdy (Perwakilan Suku Sunda), Muhammad Buhori (Pengurus RW 06 Kelurahan Palasari), Babinsa Koramil Ujungberung, Binmas Polsek Panyileukan, Sat Reskrim Polsek Panyileukan, dan Sat Sabhara Polsek Panyileukan.

( ASEP PAHRUL ROJI )