Menteri Suharso: Transparansi Beneficial Ownership Akan Tingkatkan Investasi -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Menteri Suharso: Transparansi Beneficial Ownership Akan Tingkatkan Investasi

Thursday, September 16, 2021


StarindoNews.com Jakarta —Strategi nasional pencegahan korupsi yang diberi mandat oleh Perpres nomor 54 tahun 2018 adalah kebijakan bagaimana arah kebijakan nasional harus berfokus dan bersasaran dalam hal pencegahan korupsi yang wajib menjadi acuan bagi kementerian, lembaga dan daerah dalam upaya pencegahan korupsi di Indonesia.


Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dalam webinar yang diselenggarakan oleh KPK tentang Transparansi Beneficial Ownership - Bangun iklim Usaha yang Transparan, Kamis (16/9/2021).


“Untuk melaksanakan amanah tersebut, KPK, Bappenas, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepala Staf Presiden dan Kemendagri terus berupaya mendorong dan mengawal pelaksanaan aksi pencegahan korupsi yang berfokus pada 3 hal,” ucap Menteri.


Menteri melanjutkan, 3 hal tadi antara lain perizinan dan tata niaga, keuangan negara, dan penegakan hukum dan reformasi birokrasi. 


“Salah satu isu dalam perijinan dan tata niaga adalah Beneficial Ownership. Mengenai pemilik manfaat dari korporasi ini sudah menjadi komitmen global agar tercipta iklim usaha yang transparan dan aman,” ungkapnya.




Menteri juga menjelaskan, beberapa studi dari lembaga internasional menjelaskan bahwa penerapan beneficial ownership masih belum dipahami dan belum dipahamkan. Masalah ini menurutnya adalah tantangan bagi Indonesia dan dunia.


“Penerapan transparansi Beneficial Ownership akan mendukung upaya penegakan hukum dan meningkatkan investasi,” ucap Menteri


“Apabila semakin baik transparansi korporasi akan meningkatkan corrupption perception index di negara tersebut,” pungkasnya.


Ari/red