Masyarakat Kota Prabumulih Marah Besar Masalah Ganti Rugi Kegiatan Seismik -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Masyarakat Kota Prabumulih Marah Besar Masalah Ganti Rugi Kegiatan Seismik

Purnama Media Grub
Saturday, September 04, 2021


 

StarindoNews.Com, Prabumulih - Kembali perwakilan masyarakat 4 Kelurahan mendatangi kantor BGP yang berada di komplek Pertamina asset II Kota Prabumulih untuk menagih janji pembayaran ganti rugi lahan yg dilintasi kegiatan seismik, Jum'at,(04/09/21).


Karena sudah 5 hari kerja sesuai yang di janjikan pihak BGP Kepada Masyarakat pada Audensi di aula polres 27 Agustus kemarin.


"Kekecewaan bertambah setelah pihak manajemen menyatakan akan melakukan pembayaran berdasarkan Pergub no 40 th 2017 dengan jadwal dan tempat yg sudah dirilis.


"Shalan Salah satu warga yang terkena dampak Sismik Mengatakan kepada awak media Padahal kami  masyarakat sudah mempunyai kesepakatan awal dengan pihak humas BGP untuk harga dan tempat yang sudah ditentukan di tentukan,"Kami kecewa karena sudah ada pembayaran berdasarkan kesepakatan, sedangkan pihak BGP bersikeras tetap berdasarkan Pergub"celetuknya.


Setelah berdiskusi secara alot akhirnya kedua belah pihak membuat pernyataan : 


1.Para pemilik lahan minta dipertemukan Tripartite antara Pertamina,BGP dan perwakilan masyarakat terkait pembayaran kompensasi Ganti Rugi lahan dan Rumah retak dampak dari Sismik.


2.Para pemilik lahan menolak harga  ganti rugi lahan berdasarkan Pergub no 40 th 2017,dan Pemilik lahan meminta dibayarkan sesuai negosiasi yang sudah disepakati antara masyarakat dan PT BGP.


3.Kami pemilik lahan Menunggu sampai Kamis 09 September 2021 Jam 09:00 WIB, Hasil dari pihak PT BGP.


"Setelah berita acara di tanda tangani oleh kedua belah pihak dimana pihak perusahaan BGP diwakili oleh  Nawang dan perwakilan masyarakat 4 kelurahan yang diwakili oleh  Supardianto (Anak Petai),Mat Yadi (Gunung Kemala),Sumarno(Patih Galung) dan Herman(Sungai Medang) akhirnya masyarakat pun pulang secara Damai.


(ST Korwil Sum-sel)