Pemkab Karawang segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), meski masih PPKM. Namun PTM hanya bisa dilaksanakan di wilayah perdesaan yang masuk zona hijau -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Pemkab Karawang segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), meski masih PPKM. Namun PTM hanya bisa dilaksanakan di wilayah perdesaan yang masuk zona hijau

Wednesday, August 11, 2021

starindonews.com, karawang, Untuk pelaksanaan PTM di wilayah perkotaan masih menunggu perkembangan Covid-19 yang sewaktu-waktu bisa berubah.

Pembelajaran tatap muka di sekolah sudah bisa dimulai saat PPKM ini. Namun kita masih menunggu surat edaran bupati sebagai dasar pelaksanaannya. Semua sekolah yang akan PTM sudah kita hubungi untuk mempersiapkan segala sesuatunya," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Asep Junaedi, Selasa (10/8/2021).

Menurut Asep, setiap sekolah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun itu berlaku di wilayah yang sudah dinyatakan zona hijau atau oranye oleh tim Satgas Covid-19.

Setiap sekolah wajib mempunyai fasilitas kesehatan yang memadai, sanitasi, kesiapan menerapkan wajib masker, thermo gun, dan harus adanya persetujuan dari komite sekolah dan orang tua atau wali siswa," ucapnya

Sementara ditempat yang berbeda Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap sekitar setengah dari sekolah di Jawa Barat bisa menggelar kembali pembelajaran tatap muka, jika pemerintah pusat meloloskan usulan Pemprov Jabar drngan memberlakukan PPKM berbasis kecamatan.

Jadi kalau hari Rabu ini Pak Menko meloloskan usulan Jawa Barat yang memang akan diberlakukan nasional, PPKM berbasis kecamatan, Insya Allah tatap muka itu akan segera hadir. Feeling saya sih setengah Jawa Barat tetap muka," ungkap ridwan kamil

Menurut Ridawan Kamil, terkait usulanya itu kepada pusat supaya PPKM diberlakukan dengan basis kecamatan, bukan lagi kabupaten atau kota.

"Jawa Barat mengusulkan agar PPKM itu berbasis kecamatan, kalau usulan Jawa Barat dipenuhi, maka nanti di Kabupaten Bogor sebagai sampel ya, ada yang Level 4 seperti sekarang dipukul rata, tapi nanti ada kecamatan-kecamatan dari Level 2 dan Level 1 itu tatap muka, sekolah sudah bisa dibuka," katanya melalui konferensi pers digital, Selasa (10/8/2021).

Ia menilai pemberlakuan PPKM berbasis kabupaten dan kota kurang tepat karena di Jabar terdapat kabupaten yang luas, berpenduduk banyak, dan memiliki 40-an kecamatan seperti Kabupaten Bogor, ada juga yang memiliki daerah kecil dengan penduduk sedikit dan 3 kecamatan seperti Kota Cimahi

Hari rabu usulan jabar diterima (pemerintah pusat) agar PPKM berbasis kecamatan. Nah, kalau usulan jabar dipenuhi, maka di Kabupaten Bogor sebagai sampel, nanti dari 40 kecamatan ada level 2 ada level 1. Di sana tatap muka sekolah bisa dibuka. Kalau PPKM berbasis kota kabupaten terlalu pukul rata, menganggap teritorial sama,” jelas dia.

Ia berharap usulan itu bisa dikaji dan diterima. Dengan demikian, sekolah tatap muka bisa dilakukan dengan protokol dan pengawasan yang tetap ketat.

Sementara itu, pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa dilakukan di 14 kabupaten/kota di Jabar. Hal tersebut mengacu kepada Inmendagri No 30 Tahun 2021 yang menjelaskan bahwa daerah yang menerapkan PPKM Level 3 bisa melakukan PTM secara terbatas maksimal 50 persen
Asep Pahrul Roji