Ketua RT.69 Perumahan Lotus Redidence Kota Jambi Sudah P-21 Kasus 170 -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Ketua RT.69 Perumahan Lotus Redidence Kota Jambi Sudah P-21 Kasus 170

Wednesday, June 23, 2021


StarindoNewS.com Jambi - Kasus pengeroyokan oleh 6 orang yang sudah di tetapkan tersangka 4 oleh Polsek kota baru,berita ini di lansir dari media lsmdankriminal, com. salah satunya seorang PNS propesi sebagai guru SDN.222 kembar lestari fatimura simpang Rimbo di kota Jambi juga ketua RT.69 di perumahan lotus Redidence simpang Rimbo kota Jambi.


Pada saat media kami kompirmasi sama penyidik jaksa kota Jambi Triwanto, mengatakan, kasus pengeroyokan oleh 4 orang tersebut sekarang berkasnya sudah  P-21 atas kasus  pengeroyokan pada tanggal,4 February 2021, terhadap ponakan Asbahani Camat tengah ilir, kabupaten Tebo saudara Aldo,Lanjut


Para tersangka yang di tetapkan oleh Polsek kota baru Jambi, saudara FAUZI KAMAL,HUSNI MUBARAK,ANDRE dan TAUFIK, sekarang para tersangka belum di serahkan ke jaksaan.jelasnya.


Pada saat media kami mendatangi kantor Polsek kota baru Jambi bersama pak Kasan mantan dari dinas BPN kakak ipar Asbahani, Selasa (22/6/2021) pada saat itu polsek sama Kanit Reskrim sedang tidak ada di tempat, kebetulan tim penyidik yang menangani kasus pengeroyokan tersebut.


Ada di tempat,kami langsung kompirmasi, kenapa para tersangka tidak di tahan dia menjelaskan,para tersangka maka tidak di tahan yang menjamin mereka ada, kalau tentang mereka belum di serahkan kejaksaan surat P-21 dari kejaksaan belum kami terima, bagaimana kami mau menyerahkan para tersangka kesana, ujarnya tim penyidik Polsek kota baru Jambi,kalau masalah saudara Ardianto tidak di tetapkan sebagai tersangka,sebab bukti di video tidak ada dia melakukan pemukulan jelas penyidik.


Sedangkan Menurut penjelasan dari Kasan, mengatakan Asbahani bersama istrinya termasuk juga korban melihat langsung, bahwa saudara Ardianto ikut memukul saudara Aldo Saputra di dalam pekarangan rumah adik ipar saya Asbahani, kejadian tersebut sempat di ambil video nya, terlihat saudara Ardi juga ikut memukul.


Kemungkinan di duga saudara Ardianto lah otak pelaku dari pengeroyokan tersebut,atas keterangan dari adik ipar saya  Asbahani,yang anehnya kenapa dia tidak di tetapkan jadi tersangka,jelas Kasan,kakak ipar Asbahani,saya berharap kasus pengeroyokan.


Ini harus di pelajari lebih mendalam oleh pihak penyidik kejaksaan,sebab pelaku pengeroyokan enam orang,yang di tetapkan jadi tersangka 4 orang,ada apa dengan dua 2 orang yang termasuk dalam terlapor tidak di jadikan tersangka ada apa dengan hal tersebut,saya jadi tanda tanya, jelas Kasan, lanjut


Adapun para pelaku pengeroyokan ini,di duga memiliki peran masing-masing Sebab atas kejadian tersebut korban ada yg memukul ada juga yang mencakar akibat korban mengalami luka cakaran di bagian leher,luka intasi di bagian mata sebelah kiri dan luka memar di bagian punggung sebelah kanan juga luka robek di bagian bibir atas sebelah kiri,jelas Kasan kakak ipar Asbahani pada media kami.


Atas pengeroyokan terhadap keluarga saya,kami ingin tahu siapa otak pelakunya.


Untuk para pelaku pengeroyokan tersebut bisa di kenakan Pasal 170 KHU Pidana tentang Penganiayaan yang Dilakukan Bersama-sama hingga Menyebabkan Korbannya luka. Ancaman pidana di atas lima tahun penjara. 


(Samsul, Bahri)