DUGAAN TERKUAK PUNGLI JOKO KEPALA DUSUN SAPTA MULUYA -->

Iklan Atas



 



 

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

DUGAAN TERKUAK PUNGLI JOKO KEPALA DUSUN SAPTA MULUYA

Tuesday, June 22, 2021


StarindoNews.com | Tebo - 
Dugaan terkuak pungli kepala dusun sapta mulya kecamatan rimbo bujang kabupaten Tebo berita ini di lansir dari media rakyat demokrasi Senin 21jun 2021.


"Menurut informasi dari media rakyat demokrasi  bahwa pembuatan sertifikat retribusi (redis) pada tahun 2020 yang lalu pemdes sapta mulya mengadakan program pembuatan sertifikat, (redis) joko kepala dusun sapta mulya". di tunjuk sebagai panitia. 


Menyelenggara memberitahukan kepada masyarakat untuk pembuatan setipikat tanah agar bertujuan masyarakat sudah mempunyai hak kepemilikan tapi sangat di sayang kan pembuatan sertifikat melambung tinggi tidak sesuai harapan masyarakat. 



Pembuatan sertifikat di desa sapta mulya nominal nya satu sertifikat Rp.500 menurut informasi dari media rakyat mendatangi kantor desa sapta mulya guna untuk komfirmasi sehingga sesampainya di kantor desa sapta mulya jumpa sama joko yang menyandang jabatan kepala dusun begitu lama birbincang media rakyat demokrasi.


Di pandang rendah oleh kepala dusun sapta mulya sehingga kepala dusun menyodorkan uang senilai Rp500 dengan alasa uang minyak Media rakyat demokrasi bertanya untuk apa uang ini


Ungkapnya media rakyat demokrasi saya datang pengen konfirmasi mengenai pembuatan sertifikat tanah. 


Setelah berita di terbitkan dengan judul oknum kadus desa sapta mulya di duga lakukan pungli program sertifikasi akhirnya kita dari media StarindoNews.com bersama rakyat demokrasi konfirmasi ulang untuk mendatangi kantor desa sapta mulya. 




Sehingga kepala desa sapta mulya menjelaskan itu hasil kesepakatan musyawarah kami mempunyai berita acaranya ucap kepala desa tapi ucapan yang di sampakan kepala desa tidak sesuai waktu dikomfirmasi ulang lewat telpon kepala desa. 


Bisa memberi kan bukti - bukti yang di sampaikan nya Sampai berita ini terbit imformasi dari kepala desa cuma omong kosong akhirnya kita media mendatangi kantor pertanahan guna komfirmasi.




Sehingga kita jumpa putra dengan jabatan kasi pembudayaan menjelaskan begini untuk pembayaran sertifikat nominal lima ratus saya tidak tau, yang saya tahu yang di tetap kan oleh tiga mentri (ATR) nominal Rp200 Dari BPN tidak ada pembiayaan pengukuran dengan pematokan BPN tidak ada biaya itu hak wewenang desa lebih dari dua ratus itu wewenang desa pungkas nya.?


( Samsul Bahri)