Ketum Suharso Hadiri Pembukaan Muswil PPP Sumatera Utara -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Ketum Suharso Hadiri Pembukaan Muswil PPP Sumatera Utara

Saturday, May 29, 2021


Starindonews.Com-
Ketum Umum Partai Persatuan Pembangunan, Suharso Monoarfa menghadiri acara Musyawarah Wilayah PPP Sumatera Utara di Medan, Jumat, 28 Mei 2021.


Selain membuka Muswil Sumatera Utara, Ketum yang juga merupakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional telah lebih dahulu membuka Muswil PPP Aceh, dan akan membuka Muswil di Kepulauan Riau.

Muswil ini direncanakan digelar selama 2 hari, dari 28-29 Mei 2021, dengan V Sidang Paripurna. Dalam pidatonya, Ketum Suharso menegaskan siapa saja  boleh memimpin PPP, selama itu memenuhi syarat. Namun ia juga mengatakan bahwa menerima adalah hal yang tidak mudah.


“Memang paling susah itu adalah menerima, kalau menolak itu gampang banget, tapi kalau menerima itu bukan sesuatu yg mudah, menolak itu jauh lebih mudah dari menerima. Keterterimaan itu lebih sering didasarkan pada subjektifitas daripada objektifkas itu dimanapun . tapi kan kita ukuran-ukuran, ada skala-skalanya, karena ini organisasi besar,” ujar Ketum.

Masih dalam kesempatan yang sama, Ketum juga mejelaskan bahwa setiap orang adalah aset yang harus dijaga.


“Bagi kita, setiap yang kita sebut kader itu itu adalah asset. Saya kira saya pernah sampaikan itu. _Everyone is an asset_, setiap orang adalah asset, kader adalah aset. Sayang sekali kalau asset-aset itu tidak mendapat lahan yang tepat, tidak didorong dan tidak bisa berproduksi dengan lebih lebih baik. Membentuk aset mendirikan aset, bisa memperoleh sebuah aset itu gak gampang. Sesuatu yg lama. Membantuk aset yang namanya Yulizar Parluhutan itu itu takes time. Tetapi sebagai aset itu sesuatu, _something_ yang ada nilainya, jadi harus disayang-sayang,” tuturnya. 

Menutup sambutannya, Ketum berjanji akan mengembalikan kejayaan PPP Sumatera Utara. Dengan cara melakukan pemetaan posisi kadernya.


“Saya sudah sampaikan mulai 1 Juli tahun ini partai akan meminta daftar panjang, longlist kader-kader yang diproyeksikan apakah menjadi calon legislatif serta calon eksekutif. Setelah itu, daftar panjang itu akan menajdi daftar pendek/shortlist pada ulang tahun PPP tahun 2022,” tandasnya. ( Ari )