Soal Dugaan Hisap Darah Rakyat, Kepala Desa Pagar Puding, Kini Mulai Hangat Jadi Perbincangan -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Soal Dugaan Hisap Darah Rakyat, Kepala Desa Pagar Puding, Kini Mulai Hangat Jadi Perbincangan

Redaksi
Sunday, February 28, 2021


Starindonew.com | Tebo - Kabar dugaan menghisap Darah akyat Kades Pagar puding, di Kecamatan tebo ulu Kabupaten  Tebo,provinsi Jambi, semakin hangat menjadi perbincangan publik.


Setelah tiga kali kedatangan inspektorat,ke desa pagar puding tentang,laporan masyarakat,kabar tersebut semakin hangat menjadi perbincangan warga setempat. Salah satunya dikalangan Tokoh masyarakat,


” Begitu mendengar kabar berita inspektorat mau datang ke desa pagar puding tentang laporan masyarakat,pak Kades kami tidak pernah menghadirinya,” ucap salah satu tokoh masyarakat yang mengaku warga, kepada wartawan.Minggu (28/02/2021).


Kata bapak i yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, dirinya bersama warga desa merasa sangat senang menyambut kedatangan inspektorat,dengan kabar tersebut. Masak Pak Kades yang seharusnya bisa menjadikan contoh warganya kok tidak begitu.


” Terus terang kami kaget masak Pak Kades berbuat seperti itu” pungkasny


Seperti diberitakan sebelumnya, awak media konfirmasi lewat chat WA,mengenai penyaluran BLT DD,sudah saya salurkan kepada KPM,30 orang,sebayak sembila bulan tidak kurang seribu pun ucap kepala desa Azwan,menurut keterangan masyarakat,i penyaluran BLT DD,banyak yang tidak sesuai dengan kenyataan nya,ada yang menerima,dua juta seratus,dan juga ada yang satu juta,yang betul menerima sembilan bulan cuma19,orang ucap nya. mendengar kabar tersebut beberapa waktu yang lalu. 


“menurut I Kabar itu sudah kami dengar beberapa waktu yang lalu, namun sebagai masyarakat kecil kami diam saja dan tidak banyak komentar karena takut salah,” ujarnya.


Bahkan menurut L dirinya sempat dengar kabar jika , penerima BLT DD,sudah berani buat surat pernyataan sendiri dan akan, siap menerangkan bahwa ada yang tidak pul menerimanya. Namun kami hanya sebatas diam terkait kebenaranya kita sendiri juga belum tau.


” Kita hanya mendengar kabar selentingan saja, namun terkait kebenaranya kita juga kurang tau,” pungkasnya. (Samsul)