Kejati Sumut Diduga Terima Hadiah Dari RSUP H. ADAM MALIK Medan -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Kejati Sumut Diduga Terima Hadiah Dari RSUP H. ADAM MALIK Medan

Redaksi
Monday, February 08, 2021

Aksi UnjukRasa Imakor Sumut di  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. (Dok. Starindonews.com)


Starindonews.com | Medan - Ikatan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (Imakor Sumut) kembali datangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang ke III kalinya Senin, 8/2/2021.


Dalam Aksinya yang ke III mahasiswa tetap meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memanggil Dirut RSUP H. ADAM MALIK medan terkait dugaan tindak pidana korupsi alat Rapid Test senilai Rp. 1.100.000.000.


Ridho Pasaribu selaku koordinator lapangan mengatakan aksi yang ke III kalinya ini kami sangat merasa kecewa atas kinerja dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang baru. Karna sampai hari ini Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum juga memanggil Dirut RSUP H. ADAM MALIK Medan. 


"Kali ini kami merasa sangat kecewa terhadap Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang tidak mampu menangani kasus dugaan korupsi di RSUP H ADAM MALIK Medan. Maka sudah sepantasnya kami menduga bahwasanya Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ada menerima hadiah dari RSUP H. ADAM MALIK Medan sehingga sampai hari ini Dirut RSUP H. ADAM MALIK Medan belum juga di panggil oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara" ucap Ridho Pasaribu. 


Kasi Intel Kejati Sumut saat menanggapi aksi Imakor Sumut. (Dok. Starindonews.com)


Melihat keadaan mahasiswa yang mulai menggoyang pagar Kejati Sumut, Kasipenkum Kejati Sumut mendatangi mahasiswa untuk menanggapi tuntutan tersebut, sayangnya kehadiran Kasipenkum ditolak langsung oleh mahasiswa, karna mereka hanya mau ditanggapi oleh Kepala Kejati Sumut. 


Sembari menunggu Kepala Kejati Sumut keluar untuk menanggapi, mahasiswa terus berorasi dan menggoyang pagar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara 


Hampir satu jam berorasi Kasi Intel "Eko Yuristianto" keluar untuk menanggapi aksi Imakor Sumut tersebut. 


Eko Yuristianto mengatakan laporan dari Imakor Sumut kami terima dan untuk lebih lanjut lagi adik-adik masuk dulu kedalam untuk membuat laporan secara resmi," Ucap Kasi A Intel Kejati Sumut. 


Mendengar tanggapan itu seorang mahasiswa "Sadar H Daulay" mengatakan kami tidak ingin masuk kedalam karna kami sudah memberikan laporan yang resmi berbentuk informasi kepada Kejati Sumut dan jika memang informasi ini tidak resmi tolong dulu sampaikan kepada kami bagaimana bentuk laporan informasi yang resmi supaya bisa ditindak lanjut oleh kejaksaan ini," Ucap Sadar H Daulay. 


Sayangnya pertanyaan dari "Sadar H Daulay" tersebut tidak bisa di jawab oleh Kasi Intel dan mengatakan saya hanya diutus untuk ini tidak lebih dari itu," Ucap Kasi Intel lagi. 


Mendengar tanggapan yang tidak memuaskan mahasiswa pun membubarkan barisan sembari mengatakan mereka akan kembali minggu depan untuk aksi unjukrasa yang ke IV. (Team)