Sekda Uji Coba Benih Padi Jenis Ciheran Tingkatkan Produktivitas -->

Iklan Atas


SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Sekda Uji Coba Benih Padi Jenis Ciheran Tingkatkan Produktivitas

Redaksi
Tuesday, January 26, 2021


Starindonews.com | Gorontalo - Dalam rangka meningkatkan produktivitas tanaman padi di provinsi gorontalo, Pihak Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Gorontalo bersama sekertaris daerah kabupaten gorut, Ridwan Yasin melakukan uji coba penanaman benih padi produk Biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc Bersama kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Gorontalo Amin Nur.


Kepala BPTP Provinsi Gorontalo Amin Nur mengatakan, Benih Padi Jenis Ciheran Produk Biofortifikasi merupakan benih padi yang dilakukan dengan upaya intervensi (memasukkan unsur nutrisi) untuk meningkatkan konsentrasi nutrisi yang tersedia bagi tanaman yang Dilakukan melalui intervensi agronomis (pemupukan) maupun genetis (pemuliaan tanaman).


"Jadi benih padi ini merupakan produk Biofortifikasi yang sudah kita masukkan unsur nutrisi untuk meningkatkan konsentrasi tanaman, untuk uji cobanya kita kerjasamakan dengan pemerintah daerah melalui sekertaris daerah," Kata Amin Nur, Senin (25/1/2021).


Sementara itu sekda ridwan yasin mengatakan, sebagai seorang pejabat yang dulunya hidup juga sebagai petani, dirinya sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dilaksanakan oleh pihak BPTP terkait dengan uji coba penanaman benih padi jenis ciheran yang sudah di biofortifikasi.


"Setelah dijelaskan tentang apa itu biofortifikasi, kedepanya produktifitas tanaman padi ini bisa meningkat drastis, dengan pola penanaman dan pemupukan yang cukup, insya allah program ini bisa berhasil kedepannya," ungkap Sekda Ridwan Yasin.


Penanaman benih padi biofortifikasi kata sekda di akui memang beda pola tanamanya dengan cara yang di lakukan pada umumnya, dimana untuk benih padi yang sudah di biofortifikasi, para petani tidak lagi menanam benih padi dengan jumlah yang banyak, cukup 1 helai benih, dan tidak perlu di tanam terlalu dalam.


"Cara tanamnya sangat unik, kalau biasanya kita menanam dengan benih padi ditanam sampai dengan 6-7 helai, kali ini beda. Kita hanya perlu menanam satu helai saja, dan menurut pihak BPTP hasilnya nanti bisa lebih maksimal," pungkas Ridwan. (A**)