Penyertaan Modal BUMDES Desa Pagar Puding Lenyap -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Penyertaan Modal BUMDES Desa Pagar Puding Lenyap

Saturday, January 16, 2021


Starindonews.com | Tebo - Penyertaan modal (bum desa) pagar puding kecamatan tebo ulu kabupaten tebo propinsi jambi lenyap, menurut informasi dari masyarakat bahwa penyertaan modal bum desa,kurang lebih(400)jt,empat ratus juta rupiah, sangatlah besar kini entah kemana.ucap nya.


Menurut informasi dari bendahara BUMDES penyertaan modal bum desa pagar puding kecamatan tebo ulu,400jt, yaitu ada beberapa jenis usaha yang dikelola, 1,simpan pinjam,2,pembuatan kolam ikan,3,pembelian tanah, ujarnya bendahara BUMDES,nominal 3 unit usaha,200 jt lebih.


penyetaan Modal BUMDES sebagian di pinjam oleh kepala desa (Azwan) kurang lebih 85 jt, pungkasnya lagi, badan usaha milik desa,(BUM DESA)merujuk pada peraturan pemerintah no 43,dan tahun 2014,dan peraturan menteri desa.

pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi NO 4 tahun 2015,tentang pendirian pengurus dan pengelolaan.


Maksud dan tujuan bumdes adalah modalnya di miliki oleh desa, melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang di pisah kan,guna mengelola aset jasa pelayanan dan usaha lainnya.



Untuk sebesar- besarnya kesejahteraan masyarakat desa, pendiri bum desa di maksud sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum, yang di kelola oleh desa dan/atau kerjasama antar desa.


pendirian bum desa bertujuan :

1. meningkatkan perekonomian desa.

2. mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa.

3. meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

4. mengembangkan rencana kerja sama antar desa dan/atau pihak ketiga.

5. menciptakan peluang dan jaringan besar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga,tapi semua itu sudah di salah gunakan, dengan sengaja, penyertaan modal yang di pinjam oleh kepala desa(Azwan) membuat semuanya,tidak berjalan, contohnya simpan pinjam dan/atau kolam ikan , pengadaan kolam ikan,tidak membuahkan hasil sehingga badan usaha milik desa tidak berjalan lagi.


masyarakat meminta kepada pihak petinggi kabupaten agar segera di tindak lanjuti, penyertaan modal bum desa, yang entah dimana.


 menurut informasi dari bendahara bumdes bahwa rencana kerja bumdes gagal semua, padahal pendiri bum desa di sepakati melalui musyawarah desa.


pokok yang di bacakan dalam desa meliputi pendiri bum desa, sesuai dengan kondisi ekonomi dan sosial budaya masyarakat, organisasi pengelolaan bumdes,modal usaha bumdes desa, hasil kesepakatan musawarah desa tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah desa,dan badan permusyawarahan desa untuk menetapkan peraturan desa.(Samsul)