Diduga Korupsi, Kejati Sumut Diminta Periksa Kadis Pertanian Tapsel -->

Iklan Atas




SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Diduga Korupsi, Kejati Sumut Diminta Periksa Kadis Pertanian Tapsel

Redaksi
Friday, January 29, 2021

Sumanggar Siagian saat menanggapi UnjukRasa BPM Sumut. Dok. Starindonews.com


Starindonews.com | Medan - Barisan Pemuda dan Mahasiswa menggelar Aksi UnjukRasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara meminta Kajati Sumut periksa Kepala Dinas Pertanian Tapanuli Selatan terkait dugaan korupsi Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional senilai Rp450.000.000 dan Pembangunan/rehab jalan produksi pertanian Pengerasan Jalan Usaha Tani Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur senilai Rp200.000.000 serta Pembangunan/rehab jalan produksi pertanian Kel.Pasar Pargarutan Desa Pargarutan Baru senilai Rp200.000.000 Jumat, (29/01/2021).


Dalam aksi nya "Sadar H Daulay" mengatakan Kami Minta Kepada Pihak Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi sumatera Utara yang baru Ida Bagus Nyoman Wismantanu agar melakukan Penyelidikan dan Penyidikan pada kegiatan tentang Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional senilai Rp450.000.000 dan Pembangunan/rehab jalan produksi pertanian Pengerasan Jalan Usaha Tani Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur senilai Rp200.000.000 serta Pembangunan/rehab jalan produksi pertanian Kel.Pasar Pargarutan Desa Pargarutan Baru senilai Rp200.000.000 yang kami duga telah terjadi dugaan Korupsi di proyek tersebut


Tidak berselang lama Sumanggar Siagian "Kasipenkum Kejati Sumut" langsung hadir menjumpai mahasiswa


Sumanggar mengatakan ini akan secepatnya kami proses dan apa yang telah adik-adik sampaikan nantinya akan saya sampaikan kepada pimpinan. Kami berharap para mahasiswa dapat membantu kami dengan memberikan bukti-bukti yang ada supaya kami lebih cepat memanggil Kepala Dinas tersebut.

Ucap Sumanggar


Mendengar jawaban dari Kasipenkum Kejati Sumut mahasiswa pun siap untuk memberikan bukti-bukti dan mengatakan mereka akan kembali lagi minggu depan mengadakan aksi unjukrasa serta memberikan bukti-bukti dugaan korupsi tersebut. (Team)