Kadis PMD Tidak Ada Di Kantor Saat Didatangi Massa Gam Palas -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Kadis PMD Tidak Ada Di Kantor Saat Didatangi Massa Gam Palas

Redaksi
Thursday, November 12, 2020

Aksi UnjukRasa Gam Palas Di Dinas PMD Padang Lawas. Dokumentasi :StarindoNews. Com


Starindonews.com | Padang Lawas - Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas (Gam-Palas) kembali berunjukrasa yang ke 2 kali di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Padang Lawas. Kamis, (12/11/2020).


Massa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas (Gam-Palas) kembali bentangkan spanduk bertuliskan Bapak Kepala Dinas PMD agar mengundurkan diri dari Jabatan karna diduga terindikasi melakukan tindak pidana  korupsi.


Hasbiyal selaku koordinator Aksi mengatakan kami meminta agar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) kembali menjelaskan tujuan dari Pelatihan Pembekalan untuk 99 Kepala Desa terpilih tahun 2019 yang tujuannya ke Lampung namun faktanya dilapangan dilaksanakan di Kabupaten Padang Lawas dan Hotel Sapadia Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara di masa Pandemi Covid-19. 


Aksi UnjukRasa Gam Palas Di Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas


Sesuai hasil informasi yang kami dapat dari Kepala Desa yang mengikuti Pelatihan Pembekalan tersebut diduga adanya pengutipan sebesar Rp. 15.000.000/Kepala Desa dengan rekening yang ditentukan oleh seseorang.


Oleh sebab itu "Kata Hasbiyal" perlu kami pertanyakan kenapa kegiatan Pelatihan Pembekalan tersebut diadakan di Kabupaten Padang Lawas. Ucap Hasby


Setengah jam lebih berorasi tak satupun dari pihak Dinas PMD yang Menanggapi aspirasi Gam Palas. Mahasiswa pun merasa kecewa dan meninggalkan kantor Dinas PMD menuju Kantor Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas. 


Setalah sampai di Kantor Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas, hujan mulai turun mengguyur jalanan. Namun mahasiswa tetap melanjutkan orasinya supaya pihak kejaksaan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dinas PMD Kabupaten Padang Lawas. 


Sadar H Daulay (Korlap) dalam orasinya mengatakan kami masih sangat meyakini kinerja dari Ibu Kristanti selaku Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas dan betul-betul bekerja untuk membersihkan yang namanya syarat KKN dari Padang Lawas ini. 


Lanjut Sadar Daulay kami meminta kepada Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas agar melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada Kadis PMD Kabupaten Padang Lawas terkait kegiatan Pelatihan Pembekalan untuk 99 Kades terpilih tahun 2019 diduga syarat KKN dengan alasan yang seharusnya diadakan ke Lampung namun diadakan di Kabupaten Padang Lawas. 


Setelah berhujan-hujanan berorasi "Erwin Efendi Rangkuty. SH"selaku Kepala Sub Bagian Pembinaan menjumpai mahasiswa dan menerima aspirasi dari Gam Palas.


Erwin Rangkuty mengatakan sebelumnya kami mohon maaf karna Ibu Kajari hari ini tidak di kantor dan apa yang adik-adik sampaikan nantinya akan saya sampaikan ke pimpinan.


Mudah-mudahan apa yang menjadi tuntutan dari mahasiswa bisa cepat kami tuntaskan. Tutup Erwin Rangkuty (Ka Sub. Pembinaan).


Setelah mendapatkan kejelasan dari Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas mahasiswa pun membubarkan diri dan mengatakan minggu depan mereka akan kembali melakukan Aksi UnjukRasa di Dinas PMD dan Kejari Kabupaten Padang Lawas. (Team)