Tanyakan Laporan Dugaan Penyalahgunaan ADD, Sejumlah Masyarakat Datangi Cabang Kejari Maluku Tengah -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Tanyakan Laporan Dugaan Penyalahgunaan ADD, Sejumlah Masyarakat Datangi Cabang Kejari Maluku Tengah

Redaksi
Monday, October 05, 2020


Starindonews.Online | Maluku Tengah - Sejumlah masyarakat mendatangi Cabang Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Wahai untuk menanyakan kejelasan atas laporan dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa dan Dana Desa ( ADD-DD) Negeri Wahai. Senin, (05/10/2020).


Kedatangan para pelapor yang terdiri dari anggota saniri dan masyarakat ini untuk meminta penjelasan dari kejaksaan atas laporan mereka pada bulan lalu.


"kita datang untuk mempertanyakan kejelasan kejaksaan dalam menangani laporan kita pada bulan lalu."ungkap salah satu pelapor.



Laporan dugaan penyalahgunaan Anggaran telah dilaporkan oleh masyarakat pada tanggal 10 Augustus 2020,dan hingga kini belum ada pemeriksaan atau pemanggilan.

Kedatangan Pelapor yang terdiri dari masyarakat dan beberapa anggota saniri negeri wahai itu diterima oleh Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah di Wahai Hubertus Tanate SH.MH.


Diruangannya kacab wahai menjelaskan bahwa setiap laporan pasti akan ditindak lanjuti,namun ada beberapa kendala yang membuat tahapan ini terlihat belum berjalan yang salahsatunya adalah belum ada anggaran .

"ini cuman karna tertumbuk masalah penganggaran, jadi kita belum bisa maju."kata Tanate di Ruangannya.



Lebih lanjut Kepala kejaksaan cabang wahai ini mengharapkan kepada pelapor untuk tetap bersabar,jika sudah revisi anggaran dan setelah selesai Seram Utara Barat maka pasti akan berlanjut untuk memproses laporan penyalahgunaan anggaran ADD dan DD NegeriWahai."ungkapnya.


Salasatu anggota saniri negeri wahai yang juga sebagai pelapor( Efiyal Sabban ) mengatakan bahwa kami sangat mengharapkan peran aktif dari pihak kejaksaan untuk menangani laporan mereka, dihadapan Kepala Kejaksaan Cabang Wahai iya mengatakan bahwa ada anggapan masyarakat bahwa laporan mereka telah di cabut,bahkan ada sebagian masyarakat yang menduga jika kita sebagai pelapor sudah bekerjasama dengan pemerintahan negeri wahai untuk menutup masalah ini.

sehingga itu kami sebagai pelapor sangat berharap kepada kejaksaan untuk dapat memproses laporan kami,karna masyarakat sangat menanti kejelasan dari laporan kami"ungkapnya di ruangan kacab.


Ditempat yang terpisah Pimpinan Saniri Negeri Wahai Samsudin Maelan,ketika ditanya tentan keterlibatan beberapa anggota saniri negeri yang turut bersama masyarakat melaporkan dugaan penyalahgunaan anggaran,samsudin mengatakan bahwa iya sangat mendukung."jawabnya.


Lanjut Maelan,sebagai saniri negeri yang mendengar langsung aspirasi dari masyarakat ini berharap agar pihak kejaksaan dapat mengambil langkah cepat untuk melakukan tahapan demi tahapan atas laporan ini,sehingga tidak timbul Hoax di tengah tengah masyarakat, dan jika terbukti ada yang bersalah maka harus di proses secara hukum."harapnya. (Kamdani)