Jembatan yang Terletak di Desa Pandan Kabupaten PALI Menelan Anggaran APBD Milyaran Rupiah -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Jembatan yang Terletak di Desa Pandan Kabupaten PALI Menelan Anggaran APBD Milyaran Rupiah

Redaksi
Wednesday, October 21, 2020


Starindonews.com | Prabumulih - Dengan adanya pekerjaan pembangunan Jembatan pandan (lanjutan) dari Dinas PU kabupaten PALI nomor.094/002/pjp-l/APBD/DPU/V/2020 tgl 18 Mei 2020. Dengan nilai kontrak Rp:19.654.128.000. Bersumber dari dana APBD THN anggaran 2020. Dengan penyelenggara jasanya PT Putri Kembar Sakti.diduga berkedudukan di kota palembang Sumsel.

     

Awak media dilapangan melihat pembangunan jembatan yang berada di desa pandan tersebut. merasa heran didalam pengerjaan pembangunan proyek itu yang bahan baku proyek tersebut antara lain menggunakan pasir sungai lematang yang di ambil dari penambang masyarakat lokal sekitar pembangunan proyek pengerjaan jembatan tersebut.




Menurut keterangan dari salah satu pengurus pembangunan proyek itu yang namanya berinisial (by). mengatakan bahwa setandar pasir itu sudah sesuai dengan setandar bahan yang di gunakan.     

Akan tetapi pasir yg digunakan itu menurut pengamatan awak media kami dan dugaan kami tidak menggunakan setandar bahan yg digunakan untuk pembangunan proyek jembatan tersebut yg disertai dengan faktur galian C nya karena sudah berapa tahun ini pemerintah pusat tidak menerbitkan dan membenarkan adanya izin untuk galian C nya itu atau izin penambangan.




Karena proyek itu menggunakan dana APBD maka sudah tentu bahan bahan yg digunakan dalam pembangunan proyek itu sudah ada RAB nya dan sudah ada nominal harganya serta jenis dan kuwalitas bahan yg digunakan untuk pembangunan proyek itu  contoh: kalau besi ukuran apa merek apa,kalau semen apa mereknya banyaknya berapa dan lain lain termasuk Juga pasir yg digunakan pasir apa jenis apa berapa banyak dan K berapa.


Dari akibat kurang jelasnya sebagian bahan bangunan proyek tersebut awak media menduga terdapat unsur yang mengakibatkan kerugian negara.


Untuk itu sesuai dengan komitmen pemerintah pusat yg mana setiap pemerintah Daerah wajib untuk melaksanakan pembangunan yg bersih dari korupsi sesuai UU no 31 THN 1999 hukum pidana.





Harapan masyarakat Desa pandan dengan adanya pembangunan jembatan itu sangatlah gembira tentunya ,akan tetapi kuwalitas pembangunannya haruslah kuat jangan sampai belum berumur jembatan yg menghabiskan uang rakyat yg meliaran tersebut sudah mulai retak dan rusak sehingga proyek tersebut tidak berkualitas dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah daerahnya.


Proyek Pemda itu hendaklah di awasi dalam hal ini oleh Dinas PUPR kabuparen PALI.dan kepada pihak pihak yg bertanggung jawab dalam hal pembangunan proyek tersebut kiranya dapat meng audit dan memeriksa bangunan tersebut serta menghitung kembali material bangunan tersebut berdasarkan RAB proyek tersebut. (Sbwh)