Gam Palas Kembali Unjuk Rasa Yang Ke III Kalinya Di Kantor Camat Barumun Tengah -->

Iklan Atas




SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Gam Palas Kembali Unjuk Rasa Yang Ke III Kalinya Di Kantor Camat Barumun Tengah

Redaksi
Thursday, October 01, 2020

 

Aksi UnjukRasa Gam Palas yang ke III kalinya. Dokumentasi : Sadar H Daulay

Starindonews.Online | Padang Lawas - Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas (Gam Palas) kembali berunjukrasa yang ke III kalinya di kantor halaman Kantor Camat Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas terkait dugaan penyelewengan Dana Covid19 di Kecamatan Barumun Tengah. Kamis 01 Oktober 2020.


Roni Marzuki Roni Marzuki Selaku Kordinator Lapangan dalam orasinya mengatakan bahwa pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas memberikan anggaran dana Covid- 19, berupa Termo Gun (Alat Test Suhu) ke berbagai Camat/Kecamatan, dan dibagikan ke seluruh kepala desa.


” Kami menduga Camat Barumun Tengah (Barteng) menjual Termo Gun (Alat Test Suhu) tersebut kepada Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Barteng, dengan harga senilai Rp 2,800,000, padahal jika dilihat dari online harga Termo Gun (Alat Test Suhu) tersebut hanya berkisar Rp.800.000 sampai Rp. 1.000.000 Kata Roni.


Roni juga menyampaikan Kami menuntut dan mendesak Bupati Padang Lawas agar mencopot Camat Barumun Tengah dari jabatannya. Dan Camat Barumun Tengah segera mengundurkan diri dari jabatannya. Kami menduga ada dugaan tindak pidana korupsi dilakukan Camat Barumun Tengah terkait anggaran dana Covid-19," Teriak Roni


Roni juga menegaskan, dugaan anggaran Dana Covid-19 berupa penjualan Termo Gun (Alat Test Suhu) ke berbagai Kades di Kecamatan Barteng seharga Rp 2.800.000. Melalui bisnis ini, maka Camat Barteng telah meraup keuntungan Rp2.000.000 setiap Kades.


 Atas tindakan dan kebijakan Camat Barteng, GAM Palas meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Palas turun tangan mengusutnya Untuk menguak dugaan tindak pidana korupsi, dengan meraup keuntungan dimasa pandemi Covid-19 ini. Kami (GAM Palas) mendesak dan menuntut Kepala Kejari Palas memerintahkan timnya mengusut tuntas dan memanggil Camat Barteng dan seluruh Kades, teriak Roni disambut massa.


Selain itu, Oloan Martondi selaku Kordinator Aksi mengatakan Kepala Kejaksaan Negri Padang Lawas juga diminta lakukan penyelidikan kepada Camat Barumun Tengah, sehubungan dengan pembagian Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) yang ada di Kecamatan Barumun Tengah. kami dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Padang Lawas, menduga Camat Barumun Tengah ada hubungan rahasia dengan Kepala Desa melakukan penyelewengan terhadap pembagian dana BLT.


” Berdasarkan investigasi dan informasi diperoleh GAM Palas dari masyarakat Kecamatan Barumun Tengah, bahwa setiap pembagian BLT selalu dihadiri Camat. Namun masih banyak penyalahgunaan Dana dilakukan kepala desa," Ucap Oloan.


Hampir setengah jam berorasi pihak Kantor Camat Barumun Tengah mendatangi pengunjukrasa, Namun pihak mahasiswa menolak pihak kantor camat yang ingin menanggapi karna bukan Camat " Samsyuddin Rangkuti" yang menanggapi mereka. Mahasiswa pun membubarkan barisan sembari mengatakan minggu depan mereka akan kembali untuk Aksi UnjukRasa yang ke IV kalinya. (Sadar H Daulay)