Camat dan Pendamping Desa Kecamatan Barumun Barat Diduga Kerjasama Dalam Pekerjaan Proyek Dana Desa -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Camat dan Pendamping Desa Kecamatan Barumun Barat Diduga Kerjasama Dalam Pekerjaan Proyek Dana Desa

Redaksi
Saturday, October 31, 2020

Ilustrasi Penyelewengan Dana Desa


Starindonews.com | Padang Lawas - Berdasarkan surat klarifikasi dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Padang Lawas (GMPP Palas) Nomor :005/D5/GMPP Palas/X/2020. Tertanggal 27 Oktober 2020 yang menyebutkan Camat dan Pendamping Desa Kecamatan Barumun Barat diduga kerjasama dalam pekerjaan proyek Dana Desa. 


Sadar H Daulay selaku Ketua GMPP Palas mengatakan kami meminta agar Camat  Barumun Barat dan Pendamping Desa (T.A) Kecamatan Barumun Barat agar menjelaskan secara tertulis terkait Pekerjaan Proyek Dana Desa, karna kami duga Camat dan Pendamping Desa (T.A) telah bekerjasama dalam pekerjaan proyek Dana Desa , padahal sesuai dalam Peraturan Perundang-Undang yang berlaku Pendamping Desa (T.A) tidak boleh melakukan Pekerjaan Proyek Dana Desa.

Ucap Sadar


Selanjutnya kami juga meminta agar Camat  Barumun Barat menjelaskan secara rinci terkait pembagian Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ada di Kecamatan Barumun Barat.


Karna kami duga Camat  Barumun Barat ada hubungan rahasia dengan Kepala Desa yang melakukan penyelewengan terhadap pembagian Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT). 


Sesuai dengan informasi yang kami dapat dari masyarakat Kecamatan  Barumun Barat bahwa setiap pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) selalu dihadiri Camat, namun masih banyak penyalahgunaan Dana yang dilakukan Kepala Desa.


Sementara itu "Kata(Sadar Daulay) kami dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Padang Lawas (GMPP-PALAS) meminta agar Camat Barumun Barat dapat membalas Surat Klarifikasi kami selambat-lambatnya 3X24 Jam Sejak diterimanya surat kami. 


Dan jika Camat Barumun Barat tidak membalas, maka kami dapat simpulkan bahwa dugaan kami betul adanya dan surat ini adalah sebagai bukti yang sah di mata hukum.


Roni Marzuki sebagai Sekretaris Jenderal juga menyampaikan surat yang sudah kami layangkan ke Kantor Camat Barumun Barat sampai hari ini juga belum ada balasannya dari pihak kantor Camat Barumun Barat. 


Oleh karna itu, kami akan menindak lanjuti dan meminta agar Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten Padang Lawas Memanggil dan Memeriksa Camat Barumun Barat beserta Pendamping Desa (T. A) Kecamatan Barumun Barat karna kami duga telah bekerjasama untuk pekerjaan proyek Dana Desa, Pembagian BLT dan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya," tutup Roni. (Team)