Surat Klarifikasi Tak Kunjung Di Balas : GMPP PALAS Laporkan Kepala Desa Pulo Bariang -->

Iklan Atas

SELAMAT DATANG DI WWW.STARINDONEWS.COM BERITA AKTUAL SESUAI FAKTA

Surat Klarifikasi Tak Kunjung Di Balas : GMPP PALAS Laporkan Kepala Desa Pulo Bariang

Redaksi
Tuesday, September 29, 2020

Foto ilustrasi penyalahgunaan anggaran Dana Desa

Starindonews.Online | Padang Lawas - Berdasarkan surat klarifikasi dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Padang Lawas (GMPP PALAS) tertanggal 07 September 2020 yang menyebutkan bahwa belakangan ini sering terdengar dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa di Desa Pulo Bariang Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas. 


Hilman Safii selaku Ketua dari Gmpp Palas mengatakan Sesuai dengan informasi yang didapatkan bahwa di Desa Pulo Bariang diduga terindikasi terdapat banyak penyelewengan terhadap keuangan desa tahun anggaran 2017-2019. Adapun penyelewengan keuangan desa tahun 2017-2019 sebagaimana dimaksud, diduga terindikasi dari adanya penyampaian laporan keuangan desa tahun anggaran 2017-2019 yang diduga tidak sesuai dengan realisasi yang nyata dilihat, di dengar dan dialami sendiri oleh masyarakat dilapangan. Hal ini didukung adanya informasi serta kondisi dilapangan. Ucap Hilman 


Tambahnya lagi, Kami dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Padang Lawas menduga Kepala Desa Pulo Bariang atau aparatur pemerintahan Desa Pulo Bariang tidak terbuka tentang informasi kegiatan pembangunan, pemberdayaan, dan pemberdayaan masyarakat tahun 2017-2019. Hal ini terduga bahwa di Desa Pulo Bariang tidak terpampang papan informasi tentang APBDes, tidak adanya sosialisasi APBDes sebagaimana ditentukan dalam aturannya. Sehingga warga minim sekali informasi tentang hal tersebut.


Berdasarkan surat klarifikasi tersebut kami meminta agar Bapak Kepala Desa Pulo Bariang membalas surat kami selambat-lambatnya 3x24 Jam sejak diterimanya surat. Namun yang kami sayangkan hingga sekarang surat klarifikasi kami tak kunjung dibalas.


Oleh sebab itu kami akan melaporkan Kepala Desa Pulo Bariang secara resmi, baik itu ke Kejari Palas maupun Kejati Sumut, karna surat yang kami layangkan sudah hampir satu  bulan dan tidak balas, maka sudah sepantasnya kami menduga bahwa dugaan kami itu benar adanya," Tutup  Hilman. (Red)